Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Ini Daftar Terbaru 54 Emiten yang Berstatus Saham HSC BEI, Apa Saja?

        Ini Daftar Terbaru 54 Emiten yang Berstatus Saham HSC BEI, Apa Saja? Kredit Foto: Muhammad Adimaja
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan saham PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP) berstatus High Shareholding Concentration (HSC) atau kepemilikan saham dengan tingkat konsentrasi tinggi.

        Penetapan tersebut tertuang dalam pengumuman bersama yang ditandatangani Direktur BEI Yulianto Aji Sadono dan Direktur PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Eqy Essiqy pada 5 Agustus 2026.

        Status HSC diberikan setelah BEI dan KSEI mengevaluasi struktur kepemilikan saham BKDP per 31 Juli 2026, baik dalam bentuk warkat maupun tanpa warkat. Hasil evaluasi menunjukkan sebagian besar saham perseroan masih terkonsentrasi pada sekelompok pemegang saham.

        Secara keseluruhan, kelompok pemegang saham tersebut menguasai sekitar 95,45% dari total saham BKDP yang beredar.

        Yulianto Aji Sadono menegaskan bahwa penetapan status HSC tidak berarti BKDP melakukan pelanggaran terhadap ketentuan di pasar modal. Menurutnya, status tersebut hanya bertujuan memberikan informasi kepada investor mengenai tingkat konsentrasi kepemilikan saham suatu emiten agar dapat menjadi bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan investasi.

        "Pengumuman ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku di bidang pasar modal," tulis Yulianto dalam pengumuman tersebut, dikutip Kamis (6/8/2026).

        Baca Juga: Saham TRUK Masuk Radar BEI, Investor Diminta Waspada

        Baca Juga: Jumlah Saham HSC Bertambah Jadi 53, AGAR dan ALKA Resmi Masuk Daftar

        Baca Juga: Penjualan Naik, Pan Brothers (PBRX) Justru Berbalik Rugi US$5,74 Juta pada Semester I-2026

        Dengan masuknya BKDP dalam daftar tersebut jumlah emiten yang berstatus HSC di BEI menjadi 54 perusahaan. Berikut daftarnya:

        1. PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) - 99,99%
        2. PT DCI Indonesia Tbk (DCII) - 99,96%
        3. PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI) - 99,95%
        4. PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) - 99,95%
        5. PT Golden Flower Tbk (POLU) - 99,94%
        6. PT Soho Global Health Tbk (SOHO) - 99,93%
        7. PT Bank Permata Tbk (BNLI) - 99,92%
        8. PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI) - 99,91%
        9. PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) - 99,85%
        10. PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY) - 99,84%
        11. PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN) - 99,78%
        12. PT FAP Agri Tbk (FAPA) - 99,77%
        13. PT Ifishdeco Tbk (IFSH) - 99,77%
        14. PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR) - 99,58%
        15. PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) - 99,42%
        16. PT Cemindo Gemilang Tbk (CMNT) - 99,41%
        17. PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) - 99,24%
        18. PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (LIFE) - 99,21%
        19. PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) - 99,14%
        20. PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) - 98,90%
        21. PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL) - 98,62%
        22. PT Bayan Resources Tbk (BYAN) - 98,50%
        23. PT Hoffmen Cleanindo Tbk (KING) - 98,40%
        24. PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) - 98,35%
        25. PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) - 98,06%
        26. PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) - 98,03%
        27. PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) - 97,75%
        28. PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII) - 97,62%
        29. PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG) - 97,35%
        30. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) - 97,31%
        31. PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) - 97,21%
        32. PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) - 97,02%
        33. PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) - 96,70%
        34. PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) - 96,09%
        35. PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV) - 95,94%
        36. PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) - 95,82%
        37. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) - 95,76%
        38. PT Bank Mega Tbk (MEGA) - 95,68%
        39. PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) - 95,65%
        40. PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) - 95,35%
        41. PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) - 95,08%
        42. PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) - 95,00%
        43. PT Siantar Top Tbk (STTP) - 94,95%
        44. PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) - 94,79%
        45. PT Kota Satu Properti Tbk (SATU) - 94,27%
        46. PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) - 94,10%
        47. PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) - 93,83%
        48. PT Mahkota Group Tbk (MGRO) - 93,76%
        49. PT MD Entertainment Tbk (FILM) - 92,98%
        50. PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) - 92,71%
        51. PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) - 96,64%
        52. PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) - 99,32%
        53. PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) - 98,21%
        54. PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP) - 95,45%

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dian Ihsan
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: