Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Prabowo Unggul, Dedi Mulyadi Meroket, Anies Bertahan di Tiga Besar

        Prabowo Unggul, Dedi Mulyadi Meroket, Anies Bertahan di Tiga Besar Kredit Foto: BPMI
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Elektabilitas Presiden Prabowo Subianto masih menempati posisi teratas berdasarkan survei nasional Indonesia Political Opinion (IPO) yang digelar pada 27 Juli–3 Agustus 2026.

        Dalam simulasi terbuka, Prabowo meraih dukungan 23,4 persen. Ia disusul Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dengan 21,7 persen, serta mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di posisi ketiga dengan 11,5 persen.

        "Dalam simulasi terbuka, di mana responden bebas menjawab tanpa intervensi, nama Presiden Prabowo Subianto masih berada di posisi teratas, meskipun memang tidak signifikan meninggalkan nama-nama yang lain," kata Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah, dikutip Senin (10/8).

        Menurutnya, tingginya angka tersebut mencerminkan pengaruh jabatan presiden terhadap tingkat keteringatan publik. Namun, ia menekankan bahwa posisi Prabowo belum sepenuhnya aman karena keberlanjutan dukungan masyarakat sangat bergantung pada keberhasilan kebijakan pemerintah yang dirasakan manfaatnya oleh publik.

        "Ingatan publik semacam ini perlu dijaga, tentu dengan kebijakan yang dekat dengan kebutuhan publik, jika semua program Presiden diterima dan mendapat penilaian baik, akan menjadi lebih bagi Presiden Prabowo untuk kembali memenangi kontestasi di periode keduanya," ujar Dedi.

        Di bawah tiga besar, elektabilitas Agus Harimurti Yudhoyono tercatat 4,5 persen, Ganjar Pranowo 4,1 persen, dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka 3,9 persen.

        Baca Juga: Prabowo Ungkap Standar Penilaian: Menteri Dapat 88–89 Sudah Memuaskan

        Tokoh lain yang memperoleh dukungan di bawah tiga persen antara lain Sherly Tjoanda (2,1 persen), Mahfud MD (1,7 persen), Purbaya Yudhi Sadewa (1,5 persen), Muhaimin Iskandar (1,2 persen), serta Zulkifli Hasan (1,0 persen).

        Survei juga mencatat bahwa 17 persen responden belum menentukan pilihan atau memilih untuk tidak mengungkapkan jawabannya. Survei ini melibatkan 1.200 responden dengan metode multistage random sampling, tingkat kepercayaan 95 persen, dan margin of error sekitar ±2,9 persen.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: