Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Hadir di Momen Duka, Asuransi SalingJaga Pastikan Klaim Santunan Bebas Ribet dan Full Digital

        Hadir di Momen Duka, Asuransi SalingJaga Pastikan Klaim Santunan Bebas Ribet dan Full Digital Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Asuransi Jiwa Syariah Kitabisa melalui produk SalingJaga Keluarga menghadirkan terobosan layanan klaim santunan jiwa yang sepenuhnya digital, cepat, dan bebas birokrasi rumit. Inovasi ini menjadi jawaban atas salah satu keluhan masyarakat yang paling sering muncul, yakni proses klaim asuransi yang berbelit-belit justru ketika keluarga sedang berada dalam masa duka.

        Kemudahan sistem digital tersebut dirasakan langsung oleh keluarga almarhumah dr. Nesyana, seorang dokter yang telah menjadi anggota aktif SalingJaga Keluarga selama dua tahun sebelum berpulang akibat kanker yang dideritanya dalam enam bulan terakhir.

        Sebagai ahli waris, Asri Abidin, suami almarhumah, mengungkapkan bahwa proses klaim di SalingJaga memberikan ketenangan di tengah masa-masa paling berat yang dialami keluarganya.

        “Jujur kami bersyukur proses di SalingJaga betul-betul manusiawi, transparan, dan full online, karena kami pernah punya pengalaman menghadapi proses klaim yang memakan waktu berbulan-bulan hingga menguras tabungan,” ujar Asri.

        Menurut Asri, kemudahan akses klaim tersebut memberikan kepastian finansial bagi keluarganya, terutama untuk melanjutkan pendidikan dan memenuhi kebutuhan anak-anak yang ditinggalkan almarhumah.

        “Dengan cairnya santunan SalingJaga tanpa kendala, saya jadi punya kepastian untuk terus menyambung pendidikan dan kebutuhan anak-anak. Kebaikan dan ikhtiar almarhumah istri benar-benar terasa dampaknya sampai hari ini,” tambahnya.

        Direktur Utama SalingJaga, Eriawan Indra, mengatakan bahwa sebagai asuransi jiwa syariah yang mengedepankan asas transparansi dan nilai tolong-menolong, SalingJaga memanfaatkan integrasi teknologi untuk memangkas jalur birokrasi konvensional. Seluruh tahapan, mulai dari pendaftaran anggota, pembayaran kontribusi Dana Tabarru’ (dana tolong-menolong), hingga pengunggahan dokumen klaim, dapat dilakukan hanya melalui ponsel. Sebagai wujud transparansi, pengelolaan dana tolong-menolong ini juga dapat dilihat langsung melalui halaman Dampak di aplikasi maupun situs resmi salingjaga.com

        Selain proses yang sepenuhnya digital, transparansi pengelolaan dana tolong-menolong juga dapat dipantau secara langsung melalui halaman Dampak di aplikasi maupun situs resmi salingjaga.com. Menurut Eriawan, kemudahan dan efisiensi proses klaim merupakan pilar utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap produk asuransi syariah.

        “Prinsip kami sederhana, saat musibah atau duka terjadi, kami harus hadir merangkul, bukan membebani. Karena itu, kami merancang sistem klaim santunan SalingJaga yang sepenuhnya digital, cepat, dan transparan. Tugas kami adalah memastikan dana tolong-menolong dari sesama anggota dapat segera diterima oleh ahli waris tanpa hambatan birokrasi,” tegas Eriawan.

        Melalui ekosistem digital yang terintegrasi dan berlandaskan prinsip-prinsip syariah, PT Asuransi Jiwa Syariah Kitabisa melalui produk SalingJaga Keluarga berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi perlindungan jiwa yang tidak hanya tepercaya dan transparan, tetapi juga berempati terhadap kebutuhan keluarga Indonesia ketika menghadapi kehilangan orang yang dicintai.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Sufri Yuliardi

        Bagikan Artikel:

        Berita Terkait