Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Jawa Barat Bakal Jadi Pusat Industri Kendaraan Listrik Nasional

        Jawa Barat Bakal Jadi Pusat Industri Kendaraan Listrik Nasional Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
        Warta Ekonomi, Bandung -

        BEKASI,- Jawa Barat memperkuat posisinya sebagai basis utama pengembangan industri kendaraan listrik nasional setelah ekosistem Motor Listrik Nasional (Molinas) resmi beroperasi di Cikarang, Kabupaten Bekasi.

        Kehadiran ekosistem tersebut membuka peluang bagi Jawa Barat untuk memperluas rantai pasok, meningkatkan investasi manufaktur, dan menghubungkan industri besar dengan pelaku usaha lokal.

        Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, menghadiri langsung peresmian ekosistem Molinas pada Kamis (13/8/2026). Ketua Umum Kadin Jawa Barat, Almer Faiq Rusydi, turut mendampingi Anindya bersama jajaran pengurus dunia usaha nasional dan daerah.

        Kehadiran pimpinan Kadin Indonesia dan Kadin Jawa Barat menunjukkan dukungan dunia usaha terhadap percepatan transisi energi, hilirisasi industri, serta pengembangan transportasi ramah lingkungan yang mengandalkan kemampuan produksi dalam negeri.

        Anindya Bakrie menilai peresmian ekosistem Molinas menjadi momentum penting bagi industri nasional untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas manufaktur berbasis teknologi hijau.

        “Peresmian ekosistem Molinas ini adalah bukti nyata bahwa industri nasional kita telah berkembang sangat pesat. Kita tidak lagi hanya menjadi konsumen, tetapi juga pemain utama yang mampu memproduksi teknologi mobilitas listrik masa depan. Kolaborasi antara sektor swasta, BUMN, dan pemerintah ini menjadi fondasi kuat menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Anindya.

        Menurut Anindya, penguatan ekosistem kendaraan listrik dapat memperkokoh rantai pasok industri dalam negeri. Perkembangan tersebut juga dapat meningkatkan daya saing manufaktur nasional sekaligus membuka lapangan kerja berkualitas.

        Sementara itu Ketua Kadin Jabar, Almer Faiq Rusydi menyambut peresmian ekosistem Molinas sebagai peluang strategis untuk memperkuat peran provinsi tersebut dalam industri kendaraan listrik nasional.

        “Kami di Kadin Jawa Barat sangat mengapresiasi dan bangga atas peresmian ekosistem Molinas di Jawa Barat. Kehadiran industri manufaktur bernilai tambah tinggi ini bukan hanya memperkuat posisi Jabar sebagai hub industri nasional, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan pemberdayaan pelaku usaha lokal,” kata Almer.

        Almer menegaskan Kadin Jawa Barat akan terus mendorong kolaborasi antara industri berskala besar dengan pengusaha lokal dan UMKM. Kadin Jabar juga akan memperkuat keterhubungan pelaku usaha dalam rantai pasok kendaraan listrik, mulai dari penyediaan komponen hingga kebutuhan pendukung manufaktur.

        Langkah tersebut dapat memperluas kesempatan pelaku usaha daerah untuk masuk ke rantai nilai industri kendaraan listrik.

        Baca Juga: Prabowo Sediakan Insentif Besar untuk Produksi Motor Listrik

        Baca Juga: Kadin Jabar Dorong Ekosistem Molinas Perkuat Industri Kendaraan Listrik

        "Pada saat yang sama, Jawa Barat dapat memanfaatkan basis manufaktur, sumber daya manusia, serta jaringan industri yang telah berkembang untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional,"ungkapnya

        Peresmian Molinas di Cikarang pun mempertegas peluang Jawa Barat untuk memainkan peran lebih besar dalam transformasi industri otomotif Indonesia. Kolaborasi pemerintah, BUMN, swasta, perbankan, akademisi, dan dunia usaha dapat mempercepat terbentuknya industri kendaraan listrik yang terintegrasi dari produksi hingga rantai pasok domestik.

        Dengan penguatan ekosistem tersebut, Jawa Barat memiliki modal strategis untuk menjadi pusat gravitasi industri kendaraan listrik nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis manufaktur bernilai tambah tinggi.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Rahmat Saepulloh
        Editor: Fajar Sulaiman

        Bagikan Artikel: