Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Prabowo Peringatkan Pengguna Motor Bensin: Beralih ke Listrik atau Rasakan Sendiri

        Prabowo Peringatkan Pengguna Motor Bensin: Beralih ke Listrik atau Rasakan Sendiri Kredit Foto: Ist
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Presiden Prabowo Subianto mendorong masyarakat Indonesia segera beralih dari motor bensin ke motor listrik. Prabowo bahkan memperingatkan pengguna motor konvensional agar siap menghadapi perubahan kebijakan dan biaya operasional.

        Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Ekosistem Motor Listrik Nasional di fasilitas produksi Alva. Perusahaan tersebut telah memproduksi 20.000 unit motor listrik di Indonesia.

        "Hari ini launching, hari ini saya tanda tangani, karena hari ini kelompok Indika telah berhasil produksi 20.000 motor. Saya bilang ke kelompok Indika, kalau kalian nanti mencapai 200.000 saya datang lagi. 2 juta saya datang lagi," kata Prabowo dalam acara yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden.

        Prabowo kemudian menyoroti biaya penggunaan motor listrik dibandingkan motor bensin. Berdasarkan perhitungan pemerintah, biaya operasional motor listrik disebut jauh lebih rendah.

        "Jadi nanti kalau masih ada yang pakai motor bensin yah rasain sendiri. Tadi kita hitung memakai motor listrik dibandingkan motor bensin penghematannya minimal 50 persen, pengeluaran kalian untuk sehari-hari bergerak minimal 50 persen. Bahkan bisa sampai 70 persen di ujungnya," ujar Prabowo.

        Pemerintah juga menyiapkan sejumlah insentif untuk mendorong pembelian motor listrik nasional. Skema tersebut mencakup rencana penghapusan uang muka serta penurunan bunga cicilan.

        Prabowo juga menyinggung kebijakan kendaraan berbahan bakar bensin di Beijing, China. Menurutnya, perkembangan kebijakan lingkungan global dapat membuat penggunaan kendaraan konvensional semakin terbatas.

        "Nanti mungkin karena ini sudah kebutuhan dunia karena namanya carbon tax, di Beijing nggak bisa motor bensin masuk jadi ini warning aja buat yang masih nekat gandrung dengan motor bensin," tambah Prabowo.

        Pemerintah juga tengah menyiapkan skema bagi pemilik motor bensin yang ingin beralih ke motor listrik. Namun, pemerintah belum menjelaskan secara rinci mekanisme program tersebut.

        Baca Juga: Prabowo Imbau Tinggalkan Motor Bensin, Klaim Motor Listrik Bisa Hemat hingga 70%

        Sementara itu, dalam acara peluncuran tersebut turut diperkenalkan motor listrik nasional. Kendaraan yang dipajang di atas panggung bernama Cakra NX1 dan memiliki tampilan yang menyerupai Alva N3.

        Ekosistem motor listrik nasional tidak hanya mencakup produksi kendaraan. Pemerintah juga mendorong pengembangan komponen, baterai, infrastruktur pengisian daya, pembiayaan, distribusi, hingga layanan purnajual.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Christian Andy

        Bagikan Artikel: