Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Shin Tae-yong Tak Kekang Pemain Persija, Kebebasan di Thailand Jadi Ujian Kedewasaan

        Shin Tae-yong Tak Kekang Pemain Persija, Kebebasan di Thailand Jadi Ujian Kedewasaan Kredit Foto: Antara/Fikri Yusuf
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Shin Tae-yong justru tidak ingin pemain Persija Jakarta terlalu dikekang selama menjalani pemusatan latihan di Thailand. Di tengah agenda latihan yang padat, pelatih asal Korea Selatan itu memberikan ruang kepada pemain untuk menentukan aktivitas mereka sendiri ketika berada di luar jadwal tim.

        Kebebasan tersebut bukan berarti Shin Tae-yong membiarkan pemain bertindak sesuka hati. Sebaliknya, pendekatan itu menjadi ujian untuk melihat sejauh mana para pemain mampu memahami kebutuhan tubuh dan menjaga profesionalisme tanpa harus terus diawasi staf pelatih.

        Menurut Shin Tae-yong, pemain profesional seharusnya sudah memiliki kesadaran mengenai apa yang dibutuhkan tubuh setelah menjalani aktivitas berat. Karena itu, ia percaya para pemain Persija sudah mampu menjalankan tanggung jawab tersebut.

        "Menurut saya, para pemain kami sekarang sudah memahami disiplin dalam kebebasan yang diberikan. Jadi mereka menjalankannya dengan sangat baik," ucap Shin Tae-yong.

        Pendekatan tersebut menjadi salah satu cara Shin Tae-yong membangun karakter skuad Macan Kemayoran. Ia tidak ingin seluruh aktivitas pemain harus selalu dikontrol karena kedisiplinan idealnya juga muncul dari kesadaran masing-masing individu.

        Bagi Shin Tae-yong, kemampuan mengatur diri sendiri merupakan bagian penting dari kehidupan seorang pesepak bola profesional. Pemain harus mengetahui kapan waktunya beristirahat, menjaga kondisi fisik, maupun menggunakan waktu luang tanpa mengganggu persiapan menghadapi latihan berikutnya.

        Situasi tersebut menjadi semakin penting karena Persija sedang menjalani agenda pemusatan latihan di Thailand sebagai bagian dari persiapan menghadapi Super League 2026/27. Tim ibu kota mendapatkan menu latihan yang cukup padat selama berada di Negeri Gajah Putih.

        Dalam sehari, para pemain Persija menjalani dua sesi latihan dengan fokus yang berbeda. Intensitas tersebut membuat waktu pemulihan menjadi bagian penting dari persiapan tim, sehingga pemain dituntut mampu menjaga kondisi tubuh ketika tidak berada di lapangan.

        Baca Juga: Shin Tae Yong Siapkan Program Khusus untuk 5 Pemain Persija Usai Piala AFF 2026

        Shin Tae-yong pun memilih memberikan kepercayaan kepada anak asuhnya untuk mengatur kegiatan di luar agenda latihan. Menurutnya, pemain yang sudah memahami kebutuhan fisiknya tidak harus selalu mendapatkan instruksi langsung dari pelatih untuk menjaga kondisi.

        Kepercayaan itu sekaligus menjadi bentuk tanggung jawab. Pemain harus mampu membedakan waktu untuk menikmati jeda dengan kebutuhan tubuh untuk mengembalikan energi setelah menjalani aktivitas berat.

        Pendekatan Shin Tae-yong menunjukkan bahwa persiapan Persija tidak hanya berkaitan dengan peningkatan fisik dan taktik. Ia juga tengah membangun skuad yang memiliki karakter serta kedewasaan untuk menghadapi tuntutan kompetisi sepanjang musim.

        Pada akhirnya, kebebasan yang diberikan Shin Tae-yong di Thailand menjadi bagian dari proses pembentukan pemain profesional. Jika para pemain mampu menjaga disiplin tanpa harus terus diawasi, Persija akan memiliki modal penting untuk menghadapi persaingan Super League 2026/27.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Wahyu Pratama

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: