Pembiayaan Mobil Masih Minus, OJK Berharap GIIAS Jadi Penyelamat Semester II
Kredit Foto: Azka Elfriza
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai kinerja pembiayaan kendaraan oleh perusahaan multifinance berpotensi membaik pada semester II-2026. Penyelenggaraan pameran otomotif seperti Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) dinilai dapat mendorong penjualan kendaraan sekaligus meningkatkan permintaan pembiayaan.
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengatakan peningkatan permintaan kendaraan menjadi salah satu faktor yang dapat menopang pembiayaan hingga akhir tahun.
“Ke depan, kinerja segmen pembiayaan kendaraan, termasuk kendaraan listrik, diperkirakan membaik seiring peningkatan permintaan kendaraan, termasuk melalui penyelenggaraan pameran otomotif seperti GIIAS yang berpotensi mendorong penjualan kendaraan dan permintaan pembiayaan,” ujar Agusman dalam lembar jawaban tertulis, Selasa (18/8/2026).
Proyeksi tersebut disampaikan ketika pembiayaan kendaraan secara umum masih mengalami tekanan pada paruh pertama 2026. OJK mencatat pembiayaan mobil baru dan mobil bekas oleh perusahaan multifinance hingga Juni 2026 masih terkontraksi 3,25% secara tahunan menjadi Rp230,47 triliun.
Kontraksi tersebut menunjukkan pembiayaan kendaraan masih belum sepenuhnya pulih sepanjang semester I-2026. Namun, segmen kendaraan listrik justru mencatat pertumbuhan yang lebih tinggi.
OJK mencatat penyaluran pembiayaan kendaraan listrik hingga Juni 2026 mencapai Rp24,60 triliun. Nilai tersebut tumbuh 34,70% secara tahunan.
Baca Juga: Siapa M. Sarjito? Eks Deputi OJK yang Jadi Calon Tunggal Kepala Bursa Mineral
Baca Juga: Penjualan Mobil Elektrifikasi Toyota di GIIAS 2026 Diklaim Naik 2 Kali Lipat
Baca Juga: Buka GIIAS 2026, Menperin Harap Penjualan Mobil Tembus Target 850 Ribu Unit
Agusman mengatakan kendaraan listrik menjadi bagian dari segmen pembiayaan kendaraan yang diperkirakan tetap mencatat pertumbuhan positif hingga akhir 2026. Momentum penjualan melalui pameran otomotif menjadi salah satu faktor yang dinilai dapat mendukung pertumbuhan tersebut.
“Ke depan, hingga akhir tahun OJK memproyeksikan pembiayaan kendaraan listrik tetap tumbuh positif didukung oleh momentum penjualan pameran otomotif,” katanya.
Dengan demikian, GIIAS menjadi salah satu momentum yang diperhitungkan OJK dalam proyeksi perbaikan pembiayaan kendaraan pada semester II-2026. Pameran otomotif tersebut dinilai berpotensi meningkatkan transaksi penjualan kendaraan yang kemudian berdampak pada permintaan pembiayaan dari konsumen.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: