Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        CNG Merah Putih Diam-diam Hasil Impor dari China, Padahal untuk Gantikan LPG 3 Kg

        CNG Merah Putih Diam-diam Hasil Impor dari China, Padahal untuk Gantikan LPG 3 Kg Kredit Foto: Antara/Muhammad Mada
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        CNG Merah Putih dikabarkan akan segera menjadi pengganti LPG 3 Kg. Namun perhatian masyarakat tertuju pada asal tabung yang akan digunakan dalam program tersebut.

        ISEAS-Yusof Ishak Institute Researcher Made Supriatma, mengungkap klaim bahwa pemerintah mengimpor 100 ribu tabung terkait dari China. Kondisi tersebut menjadi ironi karena negara ini memiliki sumber daya alam yang besar, termasuk bahan baku industri baja.

        Baca Juga: Ahli Hukum Praperadilan Roy Suryo di Kasus Ijazah Jokowi Jilid 4: Prapid Ini Jalan Cari Keadilan

        “Pemerintah mengimpor 100 ribu tabung ini dari China. Kabarnya untuk percobaan. Harga satu tabung gas ini nantinya sama dengan gas melon 3kg yakni Rp16,000,” terang Made, dikutip Kamis (20/8/2026).

        Ia kemudian menyindir penggunaan nama CNG Merah Putih. Menurutnya, nama produk tersebut berbanding terbaik dengan dasar produk yang disebutnya berasal dari impor.

        “Selamat menikmati Tabung Merah Putih dari China,” ungkap Made.

        Made juga mempertanyakan kemampuan industri dalam negeri untuk memproduksi tabung CNG. Ia mengaitkan persoalan itu dengan ketersediaan sumber daya Indonesia.

        “Hingga kini, dia mengungkapkan negara ini belum bisa bikin sendiri tabung gasnya. Padahal Indonesia negara kaya penghasil nikel, bahan pembuat baja,” ujarnya.

        Menurut Made, ketergantungan terhadap produk impor menjadi persoalan tersendiri dalam penerapan program CNG Merah Putih.

        Adapun pemerintah memang telah mengonfirmasi adanya uji coba CNG Merah Putih. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Laode Sulaeman mengatakan pemerintah sebelumnya telah mengumumkan program tersebut.

        “Oh, Pak Menteri kan mengumumkan kemarin tabung Merah Putih,” kata Laode.

        Laode menjelaskan, pemerintah sedang menyiapkan prototipe tabung sebelum produk tersebut diimplementasikan lebih luas.

        Baca Juga: CNG Merah Putih Disinyalir Lebih Boros Ketimbang Gas Melon LPG: Bisa Dipakai Cuma 3 Hari

        “Jadi diuji itu. Belasan lah mungkin sekitar 15 (tabung). Satu tahap lagi sudah bisa di-implement, di-edarkan tahun ini,” ucapnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Aldi Ginastiar
        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: