- Home
- /
- New Economy
- /
- CSR
Pupuk Kaltim Perkuat Pemulihan Gempa NTT Lewat Bantuan Logistik dan Sanitasi
Kredit Foto: Pupuk Kaltim
PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menyalurkan bantuan senilai Rp100 juta kepada masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui program PKT Proaktif. Bantuan tersebut difokuskan untuk memenuhi kebutuhan logistik, sanitasi, nutrisi, dan kesehatan bagi warga yang masih berada di lokasi pengungsian.
Bantuan secara simbolis diterima langsung oleh Bupati Manggarai Herybertus Geradus Laju Nabit di Kabupaten Manggarai, Rabu (19/8/2026).
Direktur Utama Pupuk Kaltim Rafli Yandra mengatakan penyaluran bantuan merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang terdampak bencana sekaligus mendukung percepatan penanganan pada masa tanggap darurat.
"Dukungan ini bagian dari semangat kepedulian Pupuk Kaltim melalui program PKT Proaktif, sekaligus bentuk kehadiran perusahaan untuk terus berkontribusi di masyarakat. Kali ini kami hadir di NTT untuk membantu saudara-saudara yang tertimpa musibah," ujar Rafli.
Menurutnya, bantuan disusun berdasarkan kebutuhan paling mendesak di lapangan, mulai dari pangan hingga perlengkapan pendukung selama masa pengungsian.
Pupuk Kaltim menyalurkan 1.390 item kebutuhan pokok, yang terdiri atas air mineral, beras, gula pasir, dan mi instan. Selain itu, perusahaan juga mengirimkan ratusan perlengkapan sanitasi untuk orang dewasa maupun bayi guna mendukung kebutuhan dasar masyarakat yang tempat tinggalnya belum pulih sepenuhnya.
Perusahaan turut mendistribusikan berbagai kebutuhan nutrisi dan kesehatan, seperti susu untuk anak dan lansia, makanan bayi, biskuit pendamping ASI, obat herbal, minyak telon, pelindung anti-nyamuk, hingga terpal yang digunakan sebagai perlengkapan pengungsian.
"Kami harap ini bisa membantu memenuhi kebutuhan pangan dasar masyarakat, terutama yang masih berada dalam kondisi darurat dan membutuhkan dukungan logistik," kata Rafli.
Ia menambahkan, Pupuk Kaltim terus memantau perkembangan kondisi di NTT dan membuka peluang pemberian bantuan lanjutan apabila diperlukan. Menurutnya, percepatan pemulihan pascabencana membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk dunia usaha.
"Kami menyampaikan empati dan dukungan bagi seluruh masyarakat terdampak. Pupuk Kaltim berharap bantuan ini memberikan manfaat, serta menjadi bagian dari upaya bersama untuk membantu melewati masa tanggap darurat hingga proses pemulihan," ujarnya.
Sekretaris Perusahaan Pupuk Kaltim Anggono Wijaya mengatakan proses distribusi bantuan dilakukan melalui koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Manggarai agar penyaluran sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak.
Ia menjelaskan komposisi bantuan tidak hanya difokuskan pada kebutuhan pangan, tetapi juga memperhatikan kelompok rentan seperti bayi, anak-anak, dan lansia.
"Seluruh bantuan didistribusikan melalui pemerintah agar lebih tepat sasaran. Kami harap dukungan ini dapat membantu meringankan, khususnya memenuhi kebutuhan pokok hingga sanitasi dan nutrisi kesehatan selama masa pemulihan," kata Anggono.
Baca Juga: Respons Purbaya Soal Prabowo Lupakan Nasib Warga Korban Gempa di NTT: Beliau Titip Salam
Baca Juga: Jusuf Kalla Turun Tangan, PMI Siapkan Operasi 3 Bulan Tangani Gempa NTT
Bupati Manggarai Herybertus Geradus Laju Nabit mengapresiasi kepedulian Pupuk Kaltim yang memberikan bantuan langsung kepada masyarakat terdampak gempa. Menurutnya, bantuan tersebut sangat dibutuhkan karena mencakup kebutuhan utama selama masa darurat.
"Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pupuk Kaltim yang telah memberikan perhatian bagi masyarakat Manggarai. Bantuan ini sangat berarti untuk menghadapi kondisi pascabencana saat ini," ujarnya.
Herybertus menambahkan pemerintah daerah masih terus melakukan pendataan kebutuhan masyarakat agar distribusi bantuan dapat dilakukan secara tepat sasaran. Selain bahan makanan, kebutuhan sanitasi, perlengkapan bayi, kebutuhan lansia, obat-obatan, dan perlindungan lingkungan menjadi prioritas selama proses pemulihan berlangsung.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: