- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
HATM Bakal Terbitkan 868 Juta Saham Baru, Investor Afiliasi Tambah Kepemilikan
Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) berencana menjalankan private placement atau penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) sebanyak-banyaknya 868 juta saham baru, yang setara dengan 10% dari modal disetor.
Mengacu pada keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (21/8/2026), harga pelaksanaan saham baru masih belum ditentukan. Jika seluruh saham diterbitkan, aksi ini dapat membuat kepemilikan pemegang saham lama terdilusi hingga 9,09%.
Adapun investor yang akan menyerap saham baru tersebut adalah Multi Sarana Nasional, pihak terafiliasi HATM. Setelah private placement rampung, porsi kepemilikan Multi Sarana Nasional diperkirakan meningkat dari 20,11% menjadi 27,37%.
Meski kepemilikannya bertambah, transaksi tersebut tidak akan mengubah pengendali HATM.
Dana yang diperoleh dari aksi korporasi ini akan digunakan untuk memperkuat kebutuhan perusahaan, terutama menambah armada kapal sebagai belanja modal. Sebagian dana juga dapat dialokasikan untuk pembayaran pinjaman bank.
Pelaksanaan private placement masih menunggu persetujuan pemegang saham melalui RUPSLB yang digelar pada 21 Agustus 2026.
Baca Juga: Saham Emiten Haji Isam Ini Dipantau BEI Usai Lonjakan Tajam
Baca Juga: BEI Suspensi 5 Saham, WIKA hingga AGAR Kena Setop
Baca Juga: Soal Keputusan FTSE Russell, Ini Respons BEI
96,09% Saham HATM Dikuasai Pemegang Saham Tertentu
Untuk diketahui, emiten HATM masuk dalam daftar emiten dengan Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi atau High Shareholding Concentration (HSC) yang diumumkan BEI dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Daftar tersebut disusun berdasarkan struktur kepemilikan saham HATM per 30 Juni 2026, baik dalam bentuk warkat maupun tanpa warkat.
BEI dan KSEI mencatat sebanyak 96,09% saham HATM dikuasai oleh sejumlah pemegang saham tertentu.
Dengan struktur kepemilikan yang sangat terkonsentrasi tersebut, rencana private placement HATM menjadi salah satu aksi korporasi yang perlu dicermati investor, terutama terkait potensi dilusi dan perubahan komposisi pemegang saham.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan
Tag Terkait: