Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Di Tengah Demonstrasi Besar, Ali Syarief Soroti Aksi Pembakaran Poster Jokowi

        Di Tengah Demonstrasi Besar, Ali Syarief Soroti Aksi Pembakaran Poster Jokowi Kredit Foto: Ist
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Dosen Lintas Budaya Ali Syarief menyoroti tangkapan layar video demonstrasi berjudul “Warga Jogja Lakukan Aksi Pembakaran Poster Jokowi”.

        Menurutnya, Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menjadi salah satu pemicu aksi demonstrasi karena dianggap mengatur negara demi kepentingan pribadi.

        "Jangan salahkan rakyat - salah satu pemicu demo, juga sosok yang ini - seenaknya mengatur-ngatur negara untuk kepentingan dirinya," tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Kamis (27/8).

        Sebagai informasi, pada Kamis (27/8/2026) berlangsung aksi demonstrasi besar di sejumlah kota di Indonesia, dengan titik konsentrasi di depan Gedung DPR RI yang menuntut pemerintah segera mengesahkan RUU Perampasan Aset serta menerapkan hukuman mati bagi koruptor.

        Sementara itu, setelah ditelusuri, tangkapan layar aksi pembakaran poster Jokowi diduga terjadi pada Agustus 2024, tepatnya antara 22–27 Agustus. Aksi tersebut dilakukan oleh kelompok masyarakat dan mahasiswa dalam rangkaian unjuk rasa besar-besaran bertajuk “Jogja Memanggil” di kawasan Malioboro hingga Titik Nol Kilometer Yogyakarta.

        Baca Juga: Viral! Bonatua Silalahi Emosi Pertanyakan Jejak Arsip Ijazah Jokowi 2005-2014: Kok Bisa Hilang karena Aturan Baru?

        Massa yang terdiri dari mahasiswa, akademisi, buruh, dan aktivis sipil turun ke jalan untuk mengawal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait ambang batas Pilkada. Di Titik Nol Kilometer, mereka meluapkan kekecewaan politik dengan menyobek serta membakar poster bergambar wajah Jokowi dan keluarganya.

        Selain itu, massa juga melakukan aksi teatrikal dengan melempar telur ke arah foto Jokowi di depan Istana Kepresidenan Gedung Agung Yogyakarta. Dalam aksi lanjutan di depan Kantor DPRD DIY, mereka membentangkan dan membakar kaus hitam bergambar wajah Jokowi sebelum diinjak-injak secara massal sebagai simbol penolakan terhadap isu dinasti politik.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: