Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Gerindra Ikut 'Marahi' Budi Arie Soal Obrolannya dengan Jokowi

        Gerindra Ikut 'Marahi' Budi Arie Soal Obrolannya dengan Jokowi Kredit Foto: Rena Laila Wuri
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Gerindra ikut mengomentari pernyataan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi mengenai kemungkinan terjadinya percepatan dinamika politik sebelum Pemilu 2029. Pernyataan Budi Arie yang menggunakan istilah patahan sejarah dinilai tidak relevan untuk menggambarkan kondisi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto saat ini.

        Wasekjen Partai Gerindra sekaligus Anggota DPR RI Kawendra Lukistian menilai analogi tersebut tidak memiliki dasar sejarah yang kuat. Menurut dia, pemerintahan Prabowo berdiri di atas fondasi konstitusi dan mandat rakyat yang sah.

        Kawendra menegaskan bahwa Gerindra tidak ingin larut dalam spekulasi mengenai dinamika politik menjelang Pemilu 2029. Fokus partai, kata dia, adalah memastikan pemerintahan Prabowo dapat bekerja secara maksimal untuk kepentingan masyarakat.

        Gerindra juga menyatakan akan terus mendampingi Prabowo dalam menjalankan pemerintahan. Sikap tersebut sejalan dengan pernyataan Juru Bicara Partai Gerindra Sugiat Santoso yang sebelumnya menyebut partai belum memberikan ruang untuk pembahasan mengenai Pemilu 2029.

        Menurut Kawendra, Gerindra memilih tetap tegak lurus mengawal berbagai program yang dicanangkan Prabowo tanpa terpengaruh oleh wacana mengenai kemungkinan percepatan dinamika politik.

        Kawendra juga menekankan bahwa dukungan Gerindra kepada Prabowo telah teruji sejak jauh sebelum Prabowo memperoleh mandat kekuasaan. Dukungan tersebut, menurutnya, terbentuk melalui perjalanan panjang, termasuk ketika Prabowo mengalami kekalahan dalam sejumlah kontestasi politik.

        Baca Juga: Kata Gerindra soal Prabowo Suruh Minggir Menteri yang Tidak Sanggup Kerja

        Karena itu, berbagai spekulasi mengenai arah politik ke depan tidak mengubah sikap Gerindra. Partai tersebut memastikan akan tetap membersamai Prabowo dan fokus mengawal jalannya pemerintahan.

        Kawendra menggambarkan sikap tersebut sebagai bentuk keteguhan dalam menghadapi ketidakpastian. Bagi Gerindra, keyakinan tidak bergantung pada kemampuan mengetahui apa yang akan terjadi, melainkan keberanian untuk tetap bertahan menghadapi berbagai dinamika.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Amry Nur Hidayat
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: