- Home
- /
- New Economy
- /
- Energi
Kurangi Limbah hingga Jaga Ekosistem, Inovasi DSLNG Raih Tujuh Penghargaan EPSA 2026
Kredit Foto: Donggi Senoro LNG
PT Donggi Senoro LNG (DSLNG) menerapkan berbagai inovasi keberlanjutan untuk meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi dampak lingkungan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar wilayah operasi. Upaya tersebut dilakukan melalui program pengelolaan limbah, konservasi keanekaragaman hayati, efisiensi energi dan air, hingga pengembangan ketahanan pangan masyarakat.
Berbagai inovasi tersebut mengantarkan DSLNG meraih tujuh penghargaan dalam ajang Eco-Tech Pioneer and Sustainability Award (EPSA) 2026 yang diselenggarakan Departemen Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, di The Suri Ballroom, Semarang, Kamis (27/8/2026) lalu.
Dalam ajang tersebut, DSLNG memperoleh lima penghargaan Silver dan dua penghargaan Bronze dari tujuh kategori inovasi, yakni Community Development, Eco-Cycle Innovation, Eco-Hazard Innovation, Ecosystem Protection, Green Power Innovation, Hydro Smart Innovation, dan Low Carbon Innovation.
Salah satu inovasi yang dijalankan DSLNG adalah pengurangan penggunaan plastik botol bekas melalui Unit Reverse Osmosis (RO). Program tersebut berhasil meraih penghargaan Silver pada kategori Eco-Cycle Innovation. Selain itu, perusahaan juga menerapkan teknologi High Vacuum Insulating Oil Purifier untuk mengurangi penggunaan oli pada kegiatan operasional dan memperoleh penghargaan Silver pada kategori Eco-Hazard Innovation.
Dalam upaya menjaga lingkungan, DSLNG melakukan perlindungan ekosistem melalui pengelolaan tingkat bioindikator dengan melestarikan spesies endemik capung Neurothemis manadensis dan kupu-kupu Parantica cleona. Program tersebut mendapat penghargaan Silver pada kategori Ecosystem Protection.
Di bidang efisiensi energi, DSLNG mengoptimalkan pemanfaatan gas Overhead Scrub Column sebagai gas injeksi kering untuk mengurangi volume pembakaran gas saat proses start-up. Inovasi ini meraih penghargaan Silver pada kategori Green Power Innovation.
Perusahaan juga melakukan efisiensi penggunaan air melalui penyesuaian cycle shift aktivitas backwash berdasarkan deteksi Pressure Differential Transmitter dan Service Cycle Timer, yang mendapatkan penghargaan Silver pada kategori Hydro Smart Innovation.
Sementara pada aspek sosial, DSLNG menjalankan program Uso Integrated Farming Berbasis Irigasi Tetes untuk Ketahanan Pangan Desa. Program tersebut mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan pemberdayaan masyarakat sekitar wilayah operasi hingga memperoleh penghargaan Bronze pada kategori Community Development.
Adapun inovasi lain yang dilakukan adalah pemasangan Individual Spur Surge Protector untuk mencegah gangguan Fieldbus Positioner. Program ini meraih penghargaan Bronze pada kategori Low Carbon Innovation.
Plant General Manager DSLNG Johar Ahadi bersama QHSE Senior Manager DSLNG Muhammad Haerul hadir mewakili perusahaan untuk menerima penghargaan tersebut.
Johar Ahadi mengatakan, capaian tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus dorongan bagi perusahaan untuk terus mengembangkan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi operasional, lingkungan, dan masyarakat.
“Penghargaan tersebut menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi perusahaan untuk terus mengembangkan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi operasional, lingkungan, dan masyarakat,'' ujarnya dalam keterangan resmi.
Menurut Johar, inovasi keberlanjutan yang dilakukan DSLNG tidak hanya berorientasi pada peningkatan kinerja perusahaan, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi dalam menciptakan operasi yang lebih efisien, menjaga lingkungan, serta mendukung masyarakat.
Baca Juga: Chandra Asri Serap 840 Ribu Barel Kondensat DSLNG per Tahun
Baca Juga: Kebutuhan LNG Domestik Naik, DSLNG Alokasikan 15 Kargo untuk PGN pada 2026
Ajang EPSA 2026 juga menghadirkan Arunika Dialogue – Strategic Conversation on Sustainability Innovation, forum yang membahas berbagai perspektif dan praktik inovasi dalam mendukung agenda keberlanjutan. Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan dari pemerintah dan akademisi, termasuk perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup serta Ketua Dewan Pertimbangan PROPER KLH Sudharto P. Hadi.
Melalui berbagai inovasi tersebut, DSLNG menegaskan komitmennya untuk terus mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam kegiatan perusahaan, dengan mendorong operasi yang lebih efisien, lingkungan yang lebih terjaga, dan masyarakat yang semakin berdaya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Dwi Aditya Putra
Tag Terkait: