- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
OJK: Ekonomi Global 2027 Diproyeksi Membaik, Risiko Geopolitik Masih Membayangi
Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkirakan pertumbuhan ekonomi global pada 2027 akan membaik dibandingkan tahun ini. Meski demikian, sejumlah risiko masih berpotensi menahan laju pemulihan ekonomi.
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK-OJK), Friderica Widyasari Dewi mengatakan, prospek ekonomi global 2027 masih dibayangi oleh sejumlah risiko, mulai dari ketegangan geopolitik hingga dampak El Nino.
"Sejalan dengan asesmen yang telah disampaikan sebelumnya, kami juga memandang bahwa proses pertumbuhan ekonomi global 2027 diperkirakan akan membaik dibandingkan tahun 2026," ujar Friderica di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (1/9/2026).
Menurutnya, perbaikan ekonomi global masih menghadapi risiko penurunan atau downside risk. Faktor tersebut mencakup tensi geopolitik, dampak El Nino, tekanan harga energi dan pangan, serta inflasi global yang masih bertahan.
Di tengah kondisi tersebut, Friderica menilai ketahanan sektor jasa keuangan nasional menjadi modal penting untuk mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2027.
Baca Juga: Kripto Jadi Primadona Anak Muda, OJK Peringatkan Jangan Asal Beli
Baca Juga: OJK Beri Izin Asuransi Kredit Indonesia dan Berkat Karunia Gadai
Baca Juga: OJK Kembangkan Credit Scoring Alternatif untuk Buka Akses UMKM
OJK melihat sektor jasa keuangan domestik masih menunjukkan kinerja yang solid. Kondisi tersebut ditopang oleh permodalan yang memadai serta profil risiko yang relatif terkendali.
"Ketahanan sektor jasa keuangan nasional menjadi salah satu modalitas penting untuk mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi tahun 2027," katanya.
Dengan kondisi tersebut, sektor jasa keuangan dinilai memiliki ruang untuk meningkatkan fungsi intermediasi.
"Selain menyalurkan pembiayaan, sektor ini diharapkan dapat menjadi katalis bagi pertumbuhan ekonomi nasional di tengah dinamika global yang masih penuh tantangan," ungkap dia.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan
Tag Terkait: