Kredit Foto: Andi Hidayat
Ridho Rahmadi menyatakan mundur dari posisi Ketua Umum Partai Ummat. Menantu Amien Rais itu menyebut pengunduran dirinya sebagai bagian dari proses pergantian tugas dalam organisasi.
"Iya benar. Ini tour of duty biasa. Dalam organisasi yang modern, kalau pelari di depan mulai ngos-ngosan, ya disambut estafet pelari selanjutnya," kata Ridho.
Majelis Syura Partai Ummat yang dipimpin Amien Rais telah menerima pengunduran diri Ridho dari jabatan Ketua Umum.
Pengunduran diri Sekretaris Jenderal Partai Ummat, Taufik Hidayat, juga turut diterima dalam keputusan tersebut.
Sebagai tindak lanjut, Majelis Syura menunjuk Ansufri ID Sambo sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Ummat. Sementara posisi Plt Sekretaris Jenderal dipercayakan kepada Muhammad Sadiq.
Meski tidak lagi menjabat sebagai ketua umum, Ridho memastikan dirinya tetap aktif di Partai Ummat. Ia akan melanjutkan kiprahnya sebagai anggota Majelis Syura Partai Ummat.
Keputusan menerima pengunduran diri Ridho dan Taufik sebelumnya ditetapkan dalam Musyawarah Majelis Syura ke-8 yang digelar pada Rabu (26/8/2026).
Dalam pernyataan resmi yang ditandatangani Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais, disebutkan bahwa forum tersebut telah menerima surat pengunduran diri secara tertulis dari Ridho dan Taufik.
"Majelis Syura menghormati keputusan tersebut dan menyatakan menerima pengunduran diri yang dimaksud," demikian bunyi pernyataan tersebut.
Profil Ridho Rahmadi
Ridho Rahmadi lahir pada 13 April 1985. Ia merupakan suami Tasniem Rais, putri Amien Rais, mantan Ketua MPR RI.
Di bidang akademik, Ridho memiliki latar belakang pendidikan di bidang teknologi informasi dan kecerdasan buatan. Berdasarkan informasi dari situs Universitas Islam Indonesia (UII), ia pernah tercatat sebagai dosen di Jurusan Teknik Informatika.
Ridho meraih gelar doktor pada 2019 dari Radboud University di Nijmegen, Belanda. Setelah menyelesaikan pendidikan doktoralnya, ia melanjutkan aktivitas akademik sebagai peneliti tamu di Carnegie Mellon University, Amerika Serikat.
Perjalanan akademiknya di bidang teknologi dan kecerdasan buatan telah dimulai sebelumnya. Pada 2013, Ridho memulai program doktor setelah menyelesaikan pendidikan magister di dua universitas, yakni Johannes Kepler University dan Czech Technical University.
Baca Juga: Amien Rais Sebut Musuh Prabowo adalah Jokowi, 3 Pejabat Ini Tak Boleh Dipertahankan
Ia memperoleh gelar master di bidang artificial intelligence atau kecerdasan buatan.
Pada 2017, Ridho juga menjalani visiting research di Amerika Serikat selama sekitar lima hingga enam bulan sebelum kembali ke Indonesia.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy
Tag Terkait: