Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Pramono Anung Lawan Purbaya Soal Obligasi Daerah

        Pramono Anung Lawan Purbaya Soal Obligasi Daerah Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Jurnalis senior Muchlis A Rofik menyoroti sikap Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang meminta pemerintah pusat mengembalikan Dana Bagi Hasil (DBH) jika Pemprov Jakarta disarankan tidak menerbitkan obligasi daerah.

        Menurut Muchlis, Pramono mulai menunjukkan sikap melawan kebijakan pemerintah pusat, khususnya saran dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa agar pemerintah daerah tidak terburu-buru menerbitkan obligasi karena kapasitas anggaran Jakarta dinilai masih kuat. Sebagai alternatif, Purbaya menyarankan Pemda menggunakan fasilitas pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI

        "Pram melawan," tulis Muchlis, di akun X pribadinya, dikutip Sabtu 5/9).

        Sebelumnya, Pramono menegaskan Jakarta memiliki banyak mandat pembangunan infrastruktur yang membutuhkan dukungan pendanaan besar. 

        Baca Juga: DPR Cecar Purbaya soal Pertumbuhan 5,45%, Ekonom: Enggak Ada Hasilnya

        Ia menyatakan Pemprov bisa saja membatalkan rencana penerbitan obligasi, asalkan pemerintah pusat mengembalikan DBH yang sebelumnya dipangkas.

        “Kalau enggak ya dana bagi hasilnya tolong dikembalikan. Jadi simpel itu aja,” kata Pramono saat ditemui di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat (4/9/2026).

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: