Pakar: Menteri-Menterinya Prabowo Harus Berterima Kasih kepada Orang Bernama Teddy
Kredit Foto: Istihanah
Pengamat Politik Hendri Satrio meminta para menteri menghargai peran Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di Kabinet Prabowo Subianto. Menurutnya, Teddy beberapa kali tampil memberikan penjelasan dan mengambil beban komunikasi ketika muncul persoalan yang seharusnya dapat dijawab kementerian terkait.
Hendri bahkan menyebut para menteri-menteri saat ini seharusnya berterima kasih kepada Teddy.
Baca Juga: Janggalnya Manuver Jokowi di Kasus Ijazah: Ingin Meredam Namun Malah Memperpanjang
“Menteri-Menterinya Prabowo dan Pak Prabowo itu harus berterima kasih dengan orang yang namanya Teddy. Walaupun orang banyak yang nyinyir, iri, cuma ini orang sering banget saya lihat pasang badan buat menteri-menterinya Prabowo,” kata Hendri, dikutip Senin (7/9/2026).
Menurut Hendri, Teddy menjadi salah satu figur yang terlihat maju ketika pemerintah membutuhkan penjelasan atas persoalan yang berkembang di masyarakat.
Ia mencontohkan polemik mengenai program makan bergizi gratis (MBG) dan kaitannya dengan anggaran pendidikan. Hendri menilai persoalan tersebut semestinya dapat dijelaskan langsung oleh menteri yang membidangi pendidikan. Namun Teddy justru disebut tampil memberikan penjelasan kepada publik.
“MBG yang masuk ke dana pendidikan. Harusnya Menteri Pendidikan yang ngomong. Ini enggak, dia yang ngomong,” ujar Hendri.
Hendri kemudian menyinggung konsekuensi yang diterima sosok itu setelah memberikan penjelasan tersebut. Menurutnya, Teddy justru menjadi sasaran kritik publik meski berupaya memberikan penjelasan mengenai kebijakan pemerintah.
“Teddy ngomong, ‘Jadi begini, itu sudah disepakati oleh anggota dewan bahwa anggaran pendidikan itu ada, anggaran program ada dalam anggaran pendidikan.’ Habis itu dia yang dibully, kan. Menteri-menterinya memang makasih? Enggak. Tapi dia ya sudah, dia tenang saja,” kata Hendri.
Bagi Hendri, persoalan tersebut menggambarkan pentingnya pembagian tanggung jawab komunikasi di dalam pemerintahan.
Ia menilai seorang menteri tidak seharusnya hanya bertanggung jawab ketika kebijakannya mendapatkan respons positif. Ketika muncul kritik atau persoalan, pejabat yang memiliki kewenangan juga dinilai perlu tampil memberikan penjelasan.
“Ya, mungkin buat dia yang penting presiden aman. Jadinya, ya mustinya presiden punya menteri yang lebih banyak lagi yang kayak Teddy,” tuturnya.
Hensa melihat Teddy memiliki karakter yang menurutnya dibutuhkan Prabowo. Ia bekerja ketika ada pekerjaan dan maju ketika ada persoalan.
“Orang yang ketika ada pekerjaan ya kerja, ketika ada masalah ya maju, bukan malah sibuk menjaga pencitraannya sendiri,” katanya.
Baca Juga: Pakar: Ganjar Sibuk Lari-lari, Anies Pengangguran, Gibran Kosong, Teddy Justru Sibuk Kerja
Menurut Hendri, Figur Teddy dapat membantu mengurangi beban politik yang selama ini terlalu banyak ditanggung langsung oleh Presiden.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar