Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Infrastruktur EV Belum Merata, MG Lihat Celah Besar di Pasar Hybrid Jawa Barat

        Infrastruktur EV Belum Merata, MG Lihat Celah Besar di Pasar Hybrid Jawa Barat Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
        Warta Ekonomi, Bandung -

        MG Motor Indonesia mencatat lebih dari 200 surat pemesanan kendaraan (SPK) untuk MG ZS Hybrid Plus di wilayah Jabodetabek. Setelah capaian tersebut, MG mulai memperluas pemasaran kendaraan hybrid tersebut ke Jawa Barat, dengan Bandung sebagai salah satu pasar awal.

        Head of Marketing MG Motor Indonesia Harry Kurniawan mengatakan kendaraan hybrid dapat menjadi pilihan bagi konsumen yang mulai tertarik menggunakan kendaraan elektrifikasi, tetapi masih mempertimbangkan keterbatasan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik.

        "Hybrid ini akan menjadi opsi yang sangat baik karena mereka tidak perlu pusing soal charging dan lain sebagainya. Tinggal pakai mobil yang berpikir untuk mereka," kata Harry di Bandung, Senin (7/9/2026).

        Menurutnya, perbedaan kesiapan infrastruktur kendaraan listrik di sejumlah wilayah Jawa Barat memberikan ruang bagi kendaraan hybrid untuk berkembang. Teknologi tersebut memungkinkan konsumen mendapatkan pengalaman berkendara dengan tenaga listrik tanpa sepenuhnya bergantung pada fasilitas pengisian daya.

        Harry menilai kondisi tersebut juga menjadikan kendaraan hybrid sebagai stepping stone bagi konsumen sebelum beralih sepenuhnya ke kendaraan listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV).

        "Range anxiety itu masih ada. Ini jadi stepping stone untuk masyarakat atau calon customer yang masih ada sedikit keraguan ke EV, tapi sudah mulai mau hidup efisien dalam bermobilitas," ujarnya.

        Operational Director of MG Andalan Jaya Kontesa mengatakan MG ZS Hybrid Plus mengusung teknologi Hybrid+ yang mengombinasikan mesin bensin dengan sistem penggerak elektrik.

        "Dengan karakter SUV yang modern dan praktis, MG ZS Hybrid+ ditujukan bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan untuk aktivitas harian di perkotaan sekaligus perjalanan bersama keluarga ke berbagai destinasi di Jawa Barat," katanya.

        MG ZS Hybrid Plus juga dilengkapi transmisi 3DHT atau three-speed Dedicated Hybrid Transmission. Sistem tersebut bekerja dengan sejumlah pilihan mode propulsi untuk menyesuaikan sumber tenaga dengan kondisi berkendara.

        Dalam kondisi tertentu, terutama saat digunakan di perkotaan dengan kecepatan sekitar 60 kilometer per jam, sistem hybrid dapat lebih dominan menggunakan tenaga listrik.

        "Feeling-nya akan seperti mobil EV pada umumnya," ujarnya.

        Branch Manager MG Andalan Buah Batu Gilang Pratama mengatakan Jawa Barat memiliki potensi pasar kendaraan elektrifikasi yang besar karena merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi dan memiliki populasi yang besar.

        Menurutnya, karakter mobilitas konsumen di Jawa Barat yang beragam membuka peluang bagi kendaraan hybrid, khususnya bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan elektrifikasi tetapi belum siap sepenuhnya menggunakan EV.

        "Jawa Barat itu salah satu potensi yang sangat besar. Kami memahami challenge khususnya di kota-kota pinggiran kota besar adalah ingin masuk ke EV, tetapi masih mempertimbangkan infrastruktur. ZS Hybrid Plus menjadi solusi untuk orang yang hendak upgrade dan masuk elektrifikasi tetapi tidak mau direpotkan," ungkapnya.

        Untuk menggarap pasar Jawa Barat, MG mengandalkan jaringan dealer di Bandung, salah satunya MG Andalan Buah Batu yang menyediakan layanan sales, service, dan spare part.

        Setelah mencatat lebih dari 200 SPK di Jabodetabek, MG membawa MG ZS Hybrid Plus ke Jawa Barat melalui peluncuran regional di Bandung. Perusahaan menargetkan 100 unit pesanan selama periode peluncuran dan promosi di Trans Studio Mall (TSM) Bandung.

        Baca Juga: Penjualan EV Makin Besar, Kemenperin Tak Ingin Indonesia Cuma Jadi Pasar

        Baca Juga: Penjualan Wuling Mulai Tumbuh Sesuai Ekspektasi, Kolaborasi Jadi Kunci

        Baca Juga: Pabrik BYD Dibuka, SSIA Incar Efek Domino ke Subang Smartpolitan

        Harry mengatakan target tersebut merupakan sasaran awal selama periode promosi dan bukan batas atas penjualan MG ZS Hybrid Plus di Jawa Barat.

        "Kami berharap ZS Hybrid Plus dapat menarik konsumen yang berada di antara kendaraan konvensional dan EV," kata Harry.

        MG menargetkan pengiriman MG ZS Hybrid Plus kepada konsumen mulai Oktober 2026. Setelah Bandung, perusahaan berencana memperluas pengenalan kendaraan tersebut ke sejumlah kota lain di Jawa Barat.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Rahmat Saepulloh
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: