- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
OJK: Penghimpunan Dana Pasar Modal Capai Rp128,8 Triliun hingga Agustus 2026
Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penghimpunan dana atau fundraising oleh korporasi domestik di pasar modal tetap kuat hingga akhir Agustus 2026.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi mengatakan, nilai fundraising korporasi telah mencapai Rp128,80 triliun pada akhir Agustus 2026.
Perolehan tersebut, bilang Hasan, berasal dari 7 Penawaran Umum Saham Perdana (IPO), 12 Penawaran Umum Terbatas (PUT), 9 Penawaran Umum Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk (EBUS), serta 111 Penawaran Umum Berkelanjutan EBUS.
“Penghimpunan dana oleh korporasi domestik di pasar modal domestik tetap kuat,” kata Hasan dalam konferensi pers RDKB OJK Agustus 2026 secara online, Senin (7/9/2026).
Di sisi lain, pipeline penghimpunan dana masih cukup besar. OJK mencatat terdapat 24 rencana Penawaran Umum dengan nilai indikatif mencapai Rp48,31 triliun.
Selain melalui pasar modal konvensional, dunia usaha juga terus memanfaatkan Securities Crowdfunding (SCF) sebagai alternatif pendanaan. Sepanjang Agustus 2026, terdapat 16 efek baru dan 3 penerbit baru melalui SCF, dengan dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp29,97 miliar.
Dengan tambahan tersebut, total dana yang telah dihimpun melalui SCF secara agregat mencapai Rp2,04 triliun.
Baca Juga: OJK Siapkan Dua Aturan Baru untuk Perkuat Konglomerasi Keuangan
Baca Juga: OJK Jatuhkan Denda Rp104,63 Miliar kepada 113 Pelaku Pasar Modal hingga Akhir Agustus 2026
Baca Juga: Investor Asing Net Buy Rp1,19 Triliun di Saham RI pada Agustus 2026
Jumlah Investor Pasar Modal
Hasan menyebut, jumlah investor telah mencapai 31,14 juta atau tumbuh 52,9% pada akhir Agustus 2026. Pertumbuhan jumlah investor sejalan dengan berbagai inisiatif pendalaman pasar modal serta penguatan ekosistem digital di industri pasar modal.
“Penambahan investor tercatat sebanyak 1,07 juta di bulan Agustus 2026 secara month-to-month, sehingga total jumlah investor telah mencapai angka 31,14 juta atau telah tumbuh sebanyak 52,9% secara year-to-date,” ujar Hasan.
Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin luasnya partisipasi masyarakat di pasar modal.
"Penguatan ekosistem digital juga turut mendorong akses masyarakat terhadap berbagai instrumen investasi di pasar modal," pungkas Hasan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan
Tag Terkait: