Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        BEI Pelototi Gerak Saham VICI dan SMMT, Investor Diminta Waspada

        BEI Pelototi Gerak Saham VICI dan SMMT, Investor Diminta Waspada Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah memantau pergerakan saham PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) dan PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT). Kedua saham tersebut masuk dalam pemantauan Unusual Market Activity (UMA) karena menunjukkan pergerakan harga dan transaksi yang tidak biasa.

        Pemantauan terhadap VICI dan SMMT telah dilakukan Bursa sejak Senin (7/9/2026). Pjs. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Endra Febri Styawan, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Bursa melindungi investor, khususnya pemegang saham kedua emiten.

        "Masuknya suatu saham dalam pengumuman UMA tidak otomatis berarti emiten telah melakukan pelanggaran terhadap aturan pasar modal," ujar Endra dalam keterbukaan informasi BEI, dikutip Selasa (8/9/2026).

        Bursa juga masih mencermati perkembangan pola transaksi kedua saham tersebut. Karena itu, investor diimbau tidak terburu-buru mengambil keputusan hanya berdasarkan kenaikan atau penurunan harga saham.

        Pergerakan Saham SMMT dan VICI

        Pada perdagangan sebelumnya, saham SMMT sempat dibuka turun 3,83% ke level Rp2.510 per saham. Namun, pada perdagangan hari ini, saham tersebut berbalik menguat 40 poin menjadi Rp2.550 per saham.

        Dalam sebulan terakhir, saham SMMT telah naik sekitar 36%. Sementara secara year to date (YTD), saham emiten energi tersebut mencatat kenaikan sebesar 79,29%.

        Saham VICI juga mengalami pergerakan yang cukup tajam. Pada perdagangan sebelumnya, saham VICI melonjak 12,43% ke level Rp995 per saham.

        Namun, pada perdagangan hari ini, saham VICI berbalik melemah 50 poin atau turun ke level Rp945 per saham.

        Dalam sebulan terakhir, saham VICI telah menguat 60,1%. Sedangkan secara YTD, saham tersebut naik 38,9%.

        Baca Juga: BEI Pantau Ketat Saham Emiten Milik Happy Hapsoro (UANG)

        Baca Juga: BEI Gembok 2 Saham Ini, Ada yang Cetak ARA hingga 8 Kali

        Baca Juga: IHSG Naik 1,82% ke 6.636 dalam Sepekan, BEI Catat Lonjakan Aktivitas Transaksi

        Investor Diminta Cermati Informasi Emiten

        Seiring dengan pengumuman UMA, BEI meminta investor mencermati sejumlah informasi sebelum mengambil keputusan investasi.

        Investor perlu memperhatikan respons manajemen emiten terhadap permintaan konfirmasi dari Bursa, kondisi kinerja perusahaan, serta keterbukaan informasi yang telah disampaikan kepada publik.

        Selain itu, rencana aksi korporasi yang belum mendapat persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) juga perlu diperhatikan.

        "Berbagai risiko dan kemungkinan yang dapat terjadi ke depan juga perlu menjadi pertimbangan sebelum melakukan transaksi," jelas Endra.

        BEI menegaskan status UMA bukan berarti telah terjadi pelanggaran. Investor tetap disarankan mengacu pada informasi resmi dari emiten dan Bursa serta mempertimbangkan risiko sebelum mengambil keputusan investasi.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dian Ihsan
        Editor: Dian Ihsan

        Bagikan Artikel: