Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

IHSG Naik 1,82% ke 6.636 dalam Sepekan, BEI Catat Lonjakan Aktivitas Transaksi

IHSG Naik 1,82% ke 6.636 dalam Sepekan, BEI Catat Lonjakan Aktivitas Transaksi Kredit Foto: Annisa Nurfitri
Warta Ekonomi, Jakarta -

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,82% menjadi 6.636,475 sepanjang perdagangan 31 Agustus–4 September 2026. Penguatan tersebut diikuti lonjakan aktivitas perdagangan saham, dengan rata-rata volume transaksi harian naik 35,9% menjadi 48,99 miliar lembar saham.

Berdasarkan IDX Weekly Statistics BEI per Jumat (4/9/2026), posisi IHSG meningkat dari 6.518,121 pada pekan sebelumnya. Selama sepekan, IHSG bergerak pada level terendah 6.476,175 dan tertinggi 6.704,125. 

BEI juga mencatat rata-rata nilai transaksi harian meningkat 25,75% menjadi Rp19,22 triliun dari Rp15,29 triliun pada pekan sebelumnya. Rata-rata frekuensi transaksi harian turut naik 10,93% menjadi 2,39 juta kali transaksi dari 2,15 juta kali transaksi.

Sejalan dengan penguatan indeks, kapitalisasi pasar BEI meningkat 1,47% menjadi Rp11.599 triliun dari Rp11.431 triliun pada pekan sebelumnya. 

Dari sisi sektoral, BEI mencatat sektor industri sebagai penguat terbesar dengan kenaikan 6,53%. Sektor energi menyusul dengan kenaikan 4,51%, sedangkan sektor teknologi menguat 4,04%.

Sementara itu, dua sektor mengalami pelemahan, yakni sektor bahan baku yang turun 1,26% dan kesehatan yang terkoreksi 1,25%. 

Pada jajaran saham penggerak IHSG, BBRI mencatat kenaikan harga 6,27% dan menjadi kontributor terbesar dengan sumbangan 29,19 poin terhadap IHSG. BBCA naik 3,47% dengan kontribusi 19,85 poin, sedangkan BMRI menguat 4% dan menyumbang 13,88 poin.

Selain itu, BUMI naik 10,53% dan memberikan kontribusi 7,35 poin, sementara CUAN menguat 16,05% dengan kontribusi 6,24 poin terhadap IHSG. 

Baca Juga: IHSG Anjlok 0,47% ke 6.636,47, 363 Saham Berakhir di Zona Merah

Baca Juga: IHSG Berpeluang Uji 6.705-6.760, Sentimen Global Jadi Perhatian

Baca Juga: IHSG Ambruk Hampir 24%, Mandiri Sekuritas Masih Lihat Peluang Balik ke 7.500

Dari aktivitas perdagangan saham, BEI mencatat total volume sepanjang pekan mencapai 244,96 miliar saham dengan nilai transaksi Rp96,11 triliun dan frekuensi 11,93 juta kali. Pasar reguler mendominasi perdagangan dengan porsi 73,12% dari total volume dan 90,32% dari total nilai transaksi. 

Untuk saham dengan volume perdagangan terbesar, GOTO menempati posisi pertama dengan 53,54 miliar saham atau 21,86% dari total volume. BUMI berada di posisi berikutnya dengan 16,86 miliar saham, disusul KOTA sebanyak 10,41 miliar saham. 

Dari sisi investor asing, data BEI mencatat nilai transaksi beli mencapai Rp32,58 triliun, sedangkan transaksi jual sebesar Rp30,27 triliun. Dengan demikian, investor asing membukukan net buy Rp2,31 triliun sepanjang pekan tersebut. 

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri