Kredit Foto: Antara/Muhammad Bagus Khoirunas
Sebanyak 33 juta warga yang masuk kategori desil 1 hingga desil 4 akan menerima bantuan sosial (bansos) beras sebanyak 30 kilogram (kg). Total beras yang disiapkan pemerintah mencapai sekitar 900 ribu ton hingga hampir 1 juta ton dengan anggaran sekitar Rp17 triliun.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan detail teknis distribusi bantuan pangan beras akan dimandatkan kepada Perum Bulog. "Jumlahnya tetap 30 kg. Anggarannya sekitar Rp17 triliun," katanya di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa (8/9).
Menurut Airlangga, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengusulkan agar bantuan beras 30 kg tersebut diberikan sekaligus kepada penerima. Skema ini berbeda dengan pola sebelumnya ketika pemerintah menyalurkan bansos beras sebanyak 10 kg setiap bulan.
Baca Juga: Bulog Siapkan 75 Ribu Ton Beras Premium per Bulan, Distribusi Diperluas ke Ritel Modern
Pemerintah memperpanjang program bansos beras hingga akhir 2026 sebagai salah satu langkah menghadapi fenomena El Nino. Bantuan tersebut diberikan untuk periode Oktober, November, dan Desember, tetapi penyalurannya dirapel menjadi satu kali pemberian.
"Biasanya kan paketnya 10 kg, tetapi kemarin dari Menko Pangan mengusulkan supaya paketnya dijadikan satu di 30 kg. Nanti tentu teknisnya dari Bulog," ujar Airlangga. Dengan skema tersebut, penerima bansos akan mendapatkan total jatah tiga bulan sekaligus dalam satu kali penyaluran.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy