Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Final PGTC 2026 Digelar, 22 Kampus Siap Adu Gagasan soal Energi

        Final PGTC 2026 Digelar, 22 Kampus Siap Adu Gagasan soal Energi Kredit Foto: Pertamina
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Sebanyak 26 tim dari 22 perguruan tinggi di 12 provinsi akan mengikuti Final Nasional Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2026 di Jakarta pada 22–23 September 2026. Para peserta akan berkompetisi melalui dua kategori, yakni Energy Debate Championship (EDC) dan Energynovation Ideas Competition (EIC).

        Sebanyak 16 tim akan mengikuti EDC, sementara 10 finalis akan berkompetisi dalam EIC. Kompetisi tersebut mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk membahas isu energi serta mempresentasikan gagasan teknologi dan model bisnis yang berkaitan dengan transisi energi.

        Pada kategori EIC, 10 finalis akan mempresentasikan inovasi teknologi dan model bisnis energi di hadapan dewan juri. Kompetisi tersebut akan menentukan tiga finalis terbaik.

        Sementara itu, 16 tim EDC akan mengikuti rangkaian kompetisi mulai dari babak penyisihan hingga Grand Final yang dijadwalkan berlangsung pada 23 September 2026.

        Peserta berasal dari sejumlah perguruan tinggi di Sumatra, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara. Beberapa di antaranya adalah Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Brawijaya (UB), Binus, Universitas Mataram, Universitas Riau, Universitas Sriwijaya, Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Universitas Udayana, Universitas Pasundan, Universitas President, dan PKN STAN.

        VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengatakan PGTC menjadi salah satu wadah pengembangan talenta muda di bidang energi.

        “Kami sangat mengapresiasi keberanian dan kualitas gagasan para mahasiswa. Lolosnya perwakilan dari kampus-kampus di Sumatera, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara membuktikan bahwa talenta muda Indonesia memiliki kapasitas unggul yang merata. Bagi Pertamina, PGTC adalah wadah inkubasi kepemimpinan dan inovasi agar mahasiswa tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga aktor utama dalam menciptakan solusi energi yang berdampak bagi masyarakat,” ujar Baron, dalam keterangannya resmi di Jakarta, Rabu (16/9/2026).

        Menurut Baron, PGTC juga mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dan wilayah untuk bertukar perspektif mengenai persoalan energi. Gagasan yang dibawa peserta mencakup isu energi terbarukan dan keberlanjutan.

        “Semangat Kita Energi Muda menegaskan kepercayaan Pertamina bahwa generasi muda memiliki energi, kreativitas, dan empati sosial untuk menjawab isu-isu krusial masyarakat. Melalui PGTC, kami ingin menciptakan jejaring talenta yang siap berkontribusi langsung bagi ketahanan dan kemandirian energi nasional,” kata Baron.

        Baca Juga: Pertamina Perkuat Ketahanan Energi melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

        Baca Juga: Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation

        Baca Juga: Atasi Antrean BBM, Pertamina Tambah 3 SPBU Modular di Kawasan CPI Makassar

        Final Nasional PGTC 2026 sekaligus menjadi tahap akhir program yang telah dimulai melalui kick-off di Institut Teknologi Bandung pada 21 Mei 2026.

        Rangkaian kegiatan akan ditutup melalui Awarding Night setelah seluruh kompetisi selesai. PGTC 2026 mencakup kegiatan yang berfokus pada kemampuan argumentasi melalui EDC serta pengembangan gagasan teknologi dan model bisnis energi melalui EIC.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Annisa Nurfitri
        Editor: Annisa Nurfitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: