Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Ketua Umum relawan Projo, Budi Arie Setiadi, membedah berbagai kemungkinan konstelasi politik ke depan, termasuk peluang apakah pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka akan kembali berduet atau justru berpisah.
Dalam perbincangannya di kanal YouTube Hendri Satrio, Budi Arie menegaskan bahwa politik adalah the art of possibility (seni kemungkinan). Menurutnya, medan pertempuran Pilpres 2029 akan jauh lebih rumit dibandingkan 2024.
"Tahun 2029 itu jalannya tidak semudah 2024. Tahun 2024 lapangannya baru semua, tidak ada petahana. Tapi 2029 nanti ada Presiden petahana dan Wapres petahana yang masih memiliki hak konstitusi untuk maju. Semua orang akan berhitung ulang," ujar Budi Arie.
Ia juga mencatat bahwa sejak pemilihan langsung tahun 2004, sejarah mencatat tidak pernah ada pasangan Presiden dan Wapres yang sama menjabat selama dua periode berturut-turut.
Meski demikian, segala kemungkinan masih terbuka dan sangat bergantung pada tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan saat ini.
"Pemerintah berhasil harus memuaskan rakyat, nah itu yang harus diperjuangkan, kalau tingkat kepuasannya turun, gimana mau 2 periode?!," tambahnya.
"Pak Jokowi itu orang yang berpengalaman mengelola kekuasaan, mas Gibran itu sama detailnya sama. Termasuk pidatonya Mas AHY, saya bilang "Mas AHY itu orang yang mengerti dan paham negara dan rakyat!"," jelasnya.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat