Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Tokio Marine dan Dompet Dhuafa Luncurkan Platform Jejak Karbon

        Tokio Marine dan Dompet Dhuafa Luncurkan Platform Jejak Karbon Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia bersama Dompet Dhuafa memperkenalkan Jejakbumi.id, sebuah platform yang dirancang untuk membantu masyarakat mengenali, menghitung, dan mengurangi jejak karbon dari aktivitas sehari-hari.

        SVP Marketing and Corporate Planning Tokio Marine Life Indonesia Alexander Mahendrawan mengatakan bahwa Jejakbumi.id memiliki tujuan sederhana yaitu untuk bisa mengenali jejak karbon yang dihasilkan sehari-hari.

        "Ini adalah satu platform yang bisa membantu kita untuk mengenali gambaran jejak karbon kita dari aktivitas kita sehari-hari. Tujuannya sederhana, intinya kita mulai dari kita sendiri. Untuk mengenali, menghitung, tapi tidak juga harapannya berhenti pada angka," ujarnya dalam acara Soft Launching Jejakbumi.id dan Simbolisasi Bantuan Operasional oleh Tokio Marine Life di Jakarta, Jumat (18/9/2026).

        Secara alur, platform ini bekerja dengan mengenali kebiasaan pengguna dalam beraktivitas sehari-hari untuk kemudian dipetakan menjadi estimasi jejak karbon.

        Dalam kolaborasi ini, Jejakbumi.id turut menggandeng 40 bank sampah di Jakarta sebagai mitra untuk memberikan dampak yang lebih nyata di lapangan.

        Alexander menambahkan, dibandingkan daerah lain, isu pengolahan sampah di Jakarta memiliki karakteristik tersendiri karena kota ini masih sangat bergantung pada Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang.

        "Mungkin di luar Jakarta banyak yang relevan dengan lingkungan itu terkait dengan rencana alam dan lain-lain. Tapi, kalau di Jakarta ini kita bisa melihat kondisi pengolahan sampah di Jakarta itu sudah memberikan tekanan yang besar ke Bantar Gebang khususnya itu tempat pembuatan yang besar, tempat terpadu TPST," ucapnya.

        Ia berharap dukungan ini dapat membantu kegiatan operasional masyarakat sekaligus menjadi cerminan komitmen perusahaan terhadap lingkungan.

        "Kami berharap dukungan yang sederhana ini bisa membantu kegiatan operasional masyarakat. Untuk kami sendiri, ini juga perwujudan dari spirit kami to be a good company," tuturnya.

        Baca Juga: AASI Sambut Putusan MK Soal Syarat Klaim Asuransi Wajib Disepakati dari Awal Polis

        Baca Juga: OJK Tunggu PP soal Asuransi Kredit dalam Program Penjaminan Polis

        Baca Juga: OJK Pantau Ketat Konsolidasi Asuransi BUMN oleh Danantara

        Sementara itu, Head of Partnership Dompet Dhuafa Utami Sri Lestari mengatakan, program lingkungan tidak bisa dipisahkan dari lima pilar program Dompet Dhuafa, yakni kesehatan, pendidikan, ekonomi, sosial, dan kemanusiaan. Menurutnya, menjaga lingkungan bisa dimulai dari langkah sederhana seperti mengukur jejak karbon.

        "Harus masuk juga di dalamnya bagaimana kita coba untuk sama-sama menjaga lingkungan. Salah satunya dengan hal yang paling sederhana, bagaimana kita mengukur jejak karbon yang kita tinggalkan hari ini," tuturnya.

        Sebagai informasi, jejak karbon yang menjadi fokus Jejakbumi.id merupakan akumulasi dari berbagai aktivitas sehari-hari, seperti penggunaan listrik dan pendingin ruangan, pemilihan moda transportasi, pola konsumsi, hingga cara masyarakat mengelola sampah.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Azka Elfriza
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: