Kredit Foto: Instagram Rocky Gerung Official
Rocky Gerung menilai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan persyaratan pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berpotensi mengalihkan polemik ke ranah politik di DPR.
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) itu menganggap MK seolah-olah melepaskan diri dari persoalan tersebut dengan menyerahkan tindak lanjutnya kepada Dewan Perwakilan Rakyat. Menurut Rocky, langkah itu dapat membuat polemik yang selama ini berkembang di masyarakat menjadi bahan perdebatan politik di parlemen.
“Coba saya ulas aja nih. Mahkamah Konstitusi akhirnya cuci tangan karena dua-duanya dimenangkan. Tapi implikasi dari cuci tangan itu, dia mau jadi jembatan untuk membawa isu ini dari back mind publik pergi ke DPR,” kata Rocky Gerung, dikutip Jumat (9/10/2026).
Rocky kemudian menggambarkan putusan tersebut sebagai pengalihan keresahan publik kepada DPR. Ia menilai persoalan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun itu berpotensi menjadi bahan tarik-menarik politik di parlemen.
“Jadi Mahkamah menyediakan diri untuk menyeberangkan keresahan publik yang bertahun-tahun ini supaya dia jadi mainan DPR. Jadi, dia kirim bola panas ke DPR,” lanjutnya.
Pernyataan tersebut merupakan penilaian Rocky Gerung terhadap implikasi politik putusan MK. Ia menyoroti kemungkinan DPR menjadi arena baru bagi perdebatan mengenai polemik persyaratan pendidikan Gibran.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy
Tag Terkait: