Penuhi Kebutuhan Nasabah, Bank Aladin Syariah Perkuat Kapabilitas Operasional
Kredit Foto: Istimewa
PT Bank Aladin Syariah Tbk terus memperkuat kapabilitas operasional untuk memastikan layanan dapat memenuhi kebutuhan nasabah secara konsisten. Upaya ini menjadi bagian dari strategi Perseroan dalam membangun bisnis perbankan syariah digital yang tidak hanya bertumbuh, tetapi juga memiliki fondasi yang kuat untuk jangka panjang.
Di tahun kelimanya sebagai bank syariah digital, kata Koko, Bank Aladin Syariah terus tumbuh berkelanjutan dengan menghadirkan layanan yang andal dan relevan dengan kebutuhan nasabah. Kualitas layanan dan keandalan operasional itulah yang menjadi faktor penting agar para nasabah pensiunan dapat mengelola keuangan dengan lebih tenang dan terencana.
“Bagi kami, yang terpenting adalah memastikan nasabah mendapatkan layanan yang andal dan konsisten. Dalam pembayaran pensiun, kelancaran layanan sangat berarti karena berkaitan langsung dengan kebutuhan sehari-hari nasabah,” ucap Koko yang dikutip Kamis (15/10/2026).
Atas upayanya tersebut, Bank Aladin Syariah berhasil meraih penghargaani Kinerja Pembayaran Pensiun PT TASPEN (Persero) Terbaik I Kategori Kecil karena keandalannya dalam mendukung pelaksanaan pembayaran pensiun. Penghargaan tersebut diterima oleh Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, Koko Rachmadi di Jakarta, Selasa, 13 Oktober 2026.
Penyerahan penghargaan dilakukan dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Mitra Pembayaran Pensiun dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan TASPEN di Aula Gedung Yusuf Anwar, Kemenkeu.
Baca Juga: Bank Aladin Syariah Tekankan Pentingnya Jaga Kepercayaan Publik di Tengah Pertumbuhan Bisnis
“Penghargaan ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus menjaga kualitas layanan dan memastikan proses operasional berjalan dengan baik,” ujar Koko Rachmadi.
Adapun dari sisi kinerja bisnis, hingga Kuartal II 2026, Bank Aladin Syariah mencatatkan laba bersih sebesar Rp38,3 miliar dengan total aset mencapai Rp15,1 triliun dan menjangkau lebih dari 3,9 juta nasabah terdaftar. Capaian ini menjadi bagian dari perjalanan Perseroan dalam mengembangkan layanan perbankan syariah digital dengan tetap memperhatikan kesehatan bisnis dan kualitas operasional.
Ke depan, Bank Aladin Syariah akan terus meningkatkan pelaksanaan layanan pembayaran pensiun melalui penguatan proses operasional dan kolaborasi dengan para mitra. Dengan demikian, Perseroan dapat menjaga kualitas layanan sekaligus memperluas kontribusi perbankan digital dalam mendukung kebutuhan finansial masyarakat.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Fajar Sulaiman
Editor: Fajar Sulaiman
Tag Terkait: