- Home
- /
- News
- /
- Megapolitan
Siapa Dokter Ayu Bopha Devi yang Viral Usai Menuding BEM UI Ingin Menjarah?
Kredit Foto: Ist
Dokter Ayu Bopha Devi Meder menjadi sorotan setelah unggahannya mengenai rencana demonstrasi di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, viral di media sosial. Ia menuai perhatian setelah menuding Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) ingin menjarah pusat perbelanjaan di sekitar lokasi aksi.
Berdasarkan informasi dari akun LinkedIn pribadinya, Ayu merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) pada 1995.
Dalam perjalanan profesionalnya, Ayu tercatat pernah berpraktik di Klinik First Care yang berlokasi di Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Di klinik tersebut, ia dikenal sebagai dokter umum dengan keahlian di bidang estetika dan kedokteran fungsional.
Selain itu, Ayu juga tercatat melakukan praktik di Klinik Utama AnHo Bio Prima Integrative Medicine Centre sejak 2014, menurut informasi profil yang disebut dalam sumber.
Nama Ayu kemudian ramai dibicarakan setelah ia mengunggah pernyataan di akun Threads pribadinya mengenai alasan BEM UI ingin menggelar demonstrasi di Bundaran HI. Meski unggahan tersebut telah dihapus, tangkapan layarnya telanjur beredar di media sosial.
Salah satu tangkapan layar dibagikan akun X @foolinsights. Dalam unggahan tersebut, Ayu menuding aksi di kawasan Bundaran HI berkaitan dengan keinginan menjarah pusat perbelanjaan.
"Paham kan kenapa BEM UI ngotot demonya di HI? Karena dekat PI (Plaza Indonesia) dan GI (Grand Indonesia)... kan tujuan mereka bikin Indonesia kayak Perancis a.k.a mau menjarah," tulis Ayu, dikutip pada Kamis (29/10/2026).
Pernyataan tersebut kemudian mendapat balasan dari pengguna media sosial lain. Salah satu akun menyebut pengamanan ketat di kawasan itu berkaitan dengan kekhawatiran akan terjadinya penjarahan jika aparat tidak berjaga.
Baca Juga: Utusan Khusus Prabowo: Mulai 9 November 2026, Semua Transaksi Digital Wajib Dipungut Pajak
Namun, balasan tersebut merupakan pendapat pengguna media sosial. Informasi yang tersedia tidak membuktikan bahwa BEM UI memiliki rencana melakukan penjarahan sebagaimana dituduhkan Ayu.
Kontroversi itu turut mendapat respons dari First Care. Melalui akun resminya, klinik tersebut menyatakan telah mengakhiri hubungan kerja sama mitra profesional dengan Ayu.
First Care menegaskan bahwa Ayu tidak lagi menjalankan praktik, menjalin kerja sama, atau memiliki afiliasi profesional dengan klinik tersebut. Pihak klinik juga menyatakan bahwa pernyataan Ayu merupakan pandangan pribadi dan bukan representasi institusi.
First Care menambahkan bahwa pihaknya tidak terlibat maupun mendukung pernyataan politik apa pun. Klinik tersebut menegaskan fokusnya adalah memberikan pelayanan kesehatan yang inklusif dan menghormati setiap pasien tanpa terkecuali.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama
Tag Terkait: