Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti Widya Putri menghadiri Forum Bisnis Indonesia-Tiongkok dengan tema 'Advancing Trade, Enhancing Partnership' di Hotel Intercontinental Jing’an, Shanghai, Tiongkok, pada Selasa (19/5). Wamen Roro mengatakan, Tiongkok merupakan salah satu mitra utama ekspor sektor pertanian dan makanan olahan dari Indonesia terus tumbuh. Pada 2025, nilai ekspor sektor pertanian ke Tiongkok mencapai USD 1,55 miliar dengan tren pertumbuhan 10,8 % di lima tahun terakhir. Sementara itu, nilai ekspor makanan olahan mencapai USD 386,48 juta dengan pertumbuhan per tahun sebesar 2%. Komoditas utama sektor pertanian antara lain, sarang burung walet, buah-buahan, hasil perikanan, rumput laut, produk kelapa, rempah, serta kopi. Sementara untuk minyak kelapa sawit (CPO) dan turunannya nilai ekspor ke Tiongkok tercatat USD 3,29 miliar pada 2025.