Heboh Puluhan Ribu Calon Manajer Kopdes Ikut Latihan Militer 45 Hari, Kemhan Buka Suara
Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Publik dihebohkan dengan kabar puluhan ribu calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang harus mengikuti pelatihan dasar militer Komponen Cadangan. Program latsarmil bentukan Kementerian Pertahanan ini mendadak ramai diperbincangkan karena melibatkan masyarakat sipil dari sektor pengelolaan ekonomi desa.
Kementerian Pertahanan langsung buka suara untuk memberikan klarifikasi resmi mengenai tujuan dari pelaksanaan kegiatan tersebut. Otoritas menegaskan bahwa pelatihan militer ini merupakan instrumen penting untuk membentuk karakter kepemimpinan, integritas, dan etos kerja yang kuat.
"Melalui latsarmil Komcad, peserta dibekali ilmu dan nilai-nilai disiplin, kepemimpinan, kerja sama tim, integritas, semangat pengabdian, serta etos kerja yang kuat," kata Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait dilansir Antara, Kamis (18/6/2026).
Materi manajerial dan kompetensi bidang khusus juga sudah disiapkan melalui kolaborasi erat bersama sejumlah kementerian teknis terkait. Kurikulum militer dasar sengaja dipadukan guna memastikan para pengelola memiliki ketahanan mental yang tinggi saat melayani masyarakat.
Total peserta yang diwajibkan mengikuti program penguatan kapasitas ini tercatat mencapai 35.476 orang di seluruh Indonesia. Seluruh rangkaian kegiatan diklat tersebut dijadwalkan berlangsung di 67 satuan militer TNI yang tersebar di berbagai daerah.
Baca Juga: Kopdes Merah Putih Disorot DPR: Jangan Cuma Banyak, Tapi Hidup atau Mati?
"Pelatihan kedisiplinan dilaksanakan selama 30 hari dan dilanjutkan dengan pelatihan manajerial selama 15 hari," ujar Rico Ricardo Sirait menerangkan rincian pembagian waktu latsarmil.
Pelatihan dasar kemiliteran ini pada akhirnya menjadi salah satu prasyarat mutlak yang tidak boleh dilewatkan oleh para peserta. Kemhan berharap skema digemblengnya pengelola koperasi di markas TNI mampu mendongkrak optimalisasi pelayanan publik secara jangka panjang.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy
Tag Terkait: