Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Bank Mandiri Catatkan Penyaluran KUR Rp 8,79 Triliun

Bank Mandiri Catatkan Penyaluran KUR Rp 8,79 Triliun Kredit Foto: Boyke P. Siregar
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) terus merealisasikan komitmen dalam membangun ekonomi kerakyatan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).?Hingga September 2016 perseroan telah menyalurkan KUR sebesar Rp 8,79 triliun atau 67% dari target tahun ini Rp 13 triliun.

Dari nilai tersebut, KUR sebesar Rp.3,12 triliun diteruskan kepada usaha mikro, lalu sebesar Rp5,66 triliun disalurkan kepada usaha ritel, dan KUR Rp 6,56 miliar diberikan kepada TKI. Adapun sejak pertama kali diluncurkan pada Oktober 2007 hingga September 2016, Bank Mandiri telah menyalurkan KUR ?kepada 225.048 pelaku usaha mikro dan kecil.

Sementara itu, alokasi KUR Bank Mandiri terbesar berada di wilayah Jawa Timur mencapai Rp 1,32 triliun atau 15%, diikuti Provinsi Jawa Tengah Rp 1,15 triliun (13%), dan Jawa Barat sebesar Rp 903 miliar (10%).

Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo menjelaskan, Jawa Timur menjadi daerah yang paling banyak mendapatkan KUR dari Bank Mandiri, karena salah satu bentuk penyaluran KUR di wilayah tersebut dilakukan kepada nelayan di tempat pelelangan ikan (TPI) Lamongan, Jawa Timur.

Menurut Kartika, saat ini komunitas nelayan menjadi bagian penting dalam jaring industri pengolahan ikan yang merupakan salah satu klaster unggulan pencipta lapangan kerja dan penurunan angka kemiskinan. Oleh karena itu, penguatan kapasitas nelayan sangat penting untuk meningkatkan produktivitas dan penghasilan mereka.

?Penyaluran KUR ini dilakukan secara kolektif dengan melibatkan PT Kelola Mina Laut sebagai pembina para nelayan tersebut. Pelibatan perusahaan pembina diharapkan akan menghasilkan aktivitas penyaluran KUR yang berkualitas, tepat sasaran dan memberi hasil optimal,? kata Kartika dalam keterangan tulisnya, Jumat ?(7/10).

Untuk mendorong produktivitas nelayan dan memperkuat kualitas hidup nelayan, perseroan juga memberikan hibah berupa satu unit timbangan berkapasitas 250-500 kilogram, satu unit bak sampah, lima gerobak sampah, dan 300 keranjang ikan kepada para nelayan di lingkungan TPI Brondong, Lamongan.

Di samping itu, perseroan melakukan pemeriksaan kesehatan gratis kepada sekitar 500 nelayan atau keluarga nelayan, serta akan melaksanakan khitanan massal bagi sekitar 100 anak nelayan. Seluruh bantuan tersebut juga merupakan realisasi komitmen perseroan dalam memperbaiki kesejahteraan masyarakat nelayan di Lamongan, Jawa Timur.?

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Boyke P. Siregar
Editor: Boyke P. Siregar

Bagikan Artikel: