Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

'Kami Tak Butuh Mereka,' Amerika Klaim Mampu Bersihkan Ranjau Iran Sendirian Tanpa Bantuan Dunia

'Kami Tak Butuh Mereka,' Amerika Klaim Mampu Bersihkan Ranjau Iran Sendirian Tanpa Bantuan Dunia Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim banyak negara menawarkan bantuan untuk membersihkan ranjau di Selat Hormuz pasca-kesepakatan damai antara Washington dan Teheran. Meski demikian, Trump menegaskan AS tidak membutuhkan bantuan tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Trump saat ditanya apakah dirinya menginginkan negara-negara Eropa mengirim kapal penyapu ranjau untuk membantu membuka kembali jalur pelayaran strategis tersebut.

Baca Juga: Iran Menang Perang? Bocoran Kesepakatan Sinyalkan Amerika Setuju Cabut Sanksi hingga Bayar Rp4.800 T

"Kami tidak membutuhkan mereka, tetapi jika mereka ingin mengirimkannya, saya pikir itu bagus," kata Trump, dikutip Kamis (18/6).

Trump mengungkapkan sejumlah negara yang memiliki kemampuan dan peralatan penyapu ranjau telah menyatakan kesediaannya untuk ikut terlibat dalam operasi pengamanan Selat Hormuz.

"Ya, semuanya. Negara-negara yang memiliki peralatan seperti itu sudah berkomitmen," ujarnya.

Menurut Trump, seluruh negara tersebut bersedia berpartisipasi dalam berbagai bentuk dukungan.

"Tetapi semuanya telah berkomitmen untuk terlibat dalam suatu bentuk," tambahnya.

Pernyataan Trump muncul setelah AS dan Iran mencapai nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) untuk mengakhiri permusuhan dan membuka kembali Selat Hormuz yang sempat terganggu akibat konflik.

Trump optimistis jalur pelayaran tersebut akan kembali beroperasi sepenuhnya dalam dua hari ke depan.

"Selat itu sudah sebagian dibuka dan akan dibuka sepenuhnya dalam satu atau dua hari ke depan," ujarnya.

Ia juga menggambarkan kesepakatan dengan Iran sebagai perjanjian yang sangat kuat, meski rincian lengkapnya belum dipublikasikan.

"Ini adalah kesepakatan yang sangat kuat. Tidak ada yang tahu isinya, tetapi ini sangat kuat," kata Trump.

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran energi paling penting di dunia. Sekitar seperlima pasokan minyak global melewati perairan sempit tersebut setiap hari. Karena itu, pembukaan kembali Selat Hormuz menjadi perhatian besar pasar internasional, terutama setelah konflik di kawasan sempat memicu kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi dunia.

Baca Juga: Media Israel Bocorkan Isi Perjanjian Damai Iran-Amerika, Pantas Netanyahu Sampai Geram

Meski banyak negara siap membantu proses pembersihan ranjau, Trump menegaskan AS memiliki kemampuan sendiri untuk menjamin keamanan pelayaran di salah satu titik strategis perekonomian global tersebut.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar