Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Semangat Jihad Penting Untuk Membangun Bangsa

Semangat Jihad Penting Untuk Membangun Bangsa Kredit Foto: Agus Aryanto
Warta Ekonomi, Serang -

Presiden Joko Widodo mengatakan para santri perlu mengingat semangat jihad para ulama pendahulu untuk membangun bangsa.

"Api semangat jihad harus terus hidup di dada para santi untuk berjuang menghadapi tantangan-tantangan baru di era kemerdekaan ini," kata Jokowi saat meresmikan pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Antar-Pondok Pesantren Tingkat Nasional (POSPENAS) Ke-7 2016 di Stadion Maulana Yusuf, Serang, Banten pada Sabtu malam (22/10/2016).

Menurut Presiden, para santri dapat membentuk semangat ke-Indonesiaan yang Islami guna mengentaskan kemiskinan, memberantas kebodohan maupun menghapus ketimpangan sosial.

"Semangat cinta Tanah Air dan jihad kebangsaan itu yang menjadi kekuatan besar untuk membangun bangsa Indonesia yang berdaya saing, ujar Jokowi.

Dia juga menceritakan sepenggal kisah pendiri Nahdlatul Ulama Hasyim Asyari yang pada 71 tahun lalu berjihad membela bangsa melawan penjajah.

Oleh karena itu Jokowi berharap para santri dapat mewarisi semangat tersebut, untuk bersama-sama dengan elemen bangsa Indonesia lain membangun negara.


"Itulah jihad kebangsaan untuk menjadi bangsa yang tangguh, bangsa yang produktif, bangsa yang membangkitkan semangat pantang menyerah," ujar Presiden.

Jokowi juga mengucapkan selamat atas perayaan Hari Santri Ke-1 kepada para santri dan ulama se-Indonesia. (Ant)

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Editor: Fajar Sulaiman

Tag Terkait: