Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

PLN Luncurkan Program Listrik 1x24 Jam di Malifut

PLN Luncurkan Program Listrik 1x24 Jam di Malifut Kredit Foto: Vicky Fadil
Warta Ekonomi, Ternate -

PT PLN meluncurkan program listrik 1x24 jam di Kecamatan Malifut, Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut), yang telah puluhan tahun hanya menikmati layanan pada malam hari.

"Akhirnya warga Kecamatan Malifut dan Kao Teluk merasakan aliran listrik seperti kecamatan-kecamatan lain yang ada di Kabupaten Halut," kata Bupati Halut, Frans Manery di Ternate, Sabtu (29/10/2016).

Frans Manery juga menyampaikan apresiasinya terhadap PLN yang telah merealisasikan sistem operasi kelistrikan 24 jam di kecamatan Malifut dan Kao Teluk "Apresiasi untuk seluruh jajaran manajemen PLN, sungguh ini sangat berharga bagi pemerintah dan masyarakat di kecamatan Malifut dan Kao Teluk," ujar Frans.

Bupati menegaskan bahwa dengan adanya listrik yang beroperasi selama 24 jam, dapat berdampak positif bagi seluruh aspek, mulai dari pemerintahan hingga pendidikan.

"Masih banyak yang belum terpenuhi, sehingga kami berupaya untuk mewujudkan dalam 5 tahun ke depan," katanya.

Dia mengatakan, masyarakat Malifut dan Kao Teluk sudah puluhan tahun memimpikan lampu dapat menyala selama 24 jam, sehingga pemda mengapresiasi upaya PT PLN sehingga listrik bisa masuk di wilayah Malifut.

Sementara itu, Manajer PLN Sofifi, Zulkifli Yudi Hadan, memgajak kepada seluruh masyarakat untuk mensyukuri atas peresmian Operasi lampu 24 jam.

"Kami atas nama PLN persero mengeprasiasi kepada semua pihak yang ikut membantu terlaksananya operasi 12 jam menjadi 24 jam," katanya.

Dia juga memberikan apresiasi kepada Bupati Halut dan jajarannya yang memberikan masukan hingga apa yang diharapkan masyarakat kecamatan Malifut dan Kao Teluk dapat terwujud.

Sehingga, pelayanan bisa berjalan maksimal, dia mengimbau kepada seluruh warga dan pelanggan untuk dapat menginformasikan jika memang ada potensi gangguan karena adanya ranting pohon dan pihaknya akan segera membersihkan atau memotong ranting pohon yang dinilai akan mengganggu jaringan. (Ant)

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Cahyo Prayogo

Bagikan Artikel: