Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Jumlah Pelanggan PLN Capai 96,2 Juta di 2025, Tumbuh 3,5%

Jumlah Pelanggan PLN Capai 96,2 Juta di 2025, Tumbuh 3,5% Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT PLN (Persero) mencatat jumlah peningkatan 3,29 juta pelanggan baru sepanjang 2025. Dengan jumlah ini, maka total pelanggan PLN yang tercatat hingga Desember 2025 mencapai 96,2 juta pelanggan, naik 3,5% dibanding tahun 2024 sebesar 92,91 juta pelanggan di seluruh Indonesia.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan catatan impresif ini membuktikan keberhasil transformasi perusahaan serta kemampuan PLN dalam menjaga kepercayaan masyarakat dalam menghadirkan listrik yang andal dan berkualitas.

“Transformasi yang kami jalankan membuat PLN semakin responsif terhadap dinamika global sekaligus mampu menghadirkan layanan listrik yang lebih andal dan berkualitas bagi masyarakat,” tutur Darmawan dalam keterangannya, Minggu (1/2/2026).

Baca Juga: Penjualan Listrik PLN Naik 3,75% di 2025

Selain meningkatnya jumlah pelanggan, sepanjang tahun 2025, penjualan listrik PLN juga meningkat 3,75% menjadi 317,69 Tera Watt hour (TWh) dibanding tahun 2024 yang tercatat sebesar 306,22 TWh.

Peningkatan ini ditopang oleh tiga segmen penjualan listrik terbesar PLN yang kesemuanya juga menunjukkan peningkatan yang positif.

Di segmen penjualan listrik rumah tangga, PLN mencatat penjualan sebesar 133,41 TWh atau naik 3,2%, setara 4,09 TWh dibanding tahun 2024. Segmen ini menguasai 41,99% penjualan listrik PLN secara total.

Baca Juga: Penjualan Listrik Hijau PLN Naik 19,65% di 2025

Konsumsi listrik di sektor industri mencapai 93,35 TWh, tumbuh sebesar 2,5% secara tahunan atau setara dengan 2,31 TWh. Pertumbuhan ini didorong oleh sektor industri makanan dan minuman, besi, baja dan logam, serta barang galian bukan logam.

Sementara itu, konsumsi listrik di sektor bisnis mencapai 60,74 TWh. Angka tersebut tumbuh 3,11 TWh atau 5,4% secara YoY yang didorong oleh pertumbuhan permintaan listrik di sektor data center, mall atau shopping center, perdagangan bukan otomotif, serta pergudangan dan logistik.

“Pertumbuhan konsumsi listrik sepanjang 2025 ditopang segmen rumah tangga, industri, dan bisnis yang menjadi kontributor terbesar. Hal ini menunjukkan bahwa listrik semakin berperan sebagai _enabler_ utama aktivitas ekonomi dan produktivitas nasional,” jelas Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto .

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Annisa Nurfitri

Bagikan Artikel: