Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Asing Net Buy Rp654,94 Miliar Kala IHSG Tumbang, 10 Saham Ini Jadi Incaran!

Asing Net Buy Rp654,94 Miliar Kala IHSG Tumbang, 10 Saham Ini Jadi Incaran! Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Warta Ekonomi, Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona merah hingga penutupan perdagangan Senin, 2 Februari 2026. Berdasarkan data RTI, IHSG ditutup anjlok 406,87 poin atau setara 4,88% ke posisi 7.922,73.

Pergerakan pasar hari ini didominasi tren negatif. Sebanyak 720 saham tercatat turun, hanya 58 saham yang mampu menguat, sementara 36 saham lainnya bergerak stagnan.

Aktivitas perdagangan terbilang ramai dengan volume transaksi mencapai 50,39 miliar saham dan frekuensi 2.948.983 kali. Nilai transaksi yang dibukukan menyentuh Rp29,17 triliun.

Menariknya, di tengah tekanan IHSG, investor asing justru mencatatkan aksi beli bersih sebesar Rp654,94 miliar di seluruh pasar. Dari jumlah tersebut, Rp593,35 miliar berasal dari pasar reguler, sedangkan Rp61,59 miliar tercatat di pasar negosiasi dan tunai.

Baca Juga: IHSG Masih Terkapar Ratusan Saham Anjlok, Bos Danantara Sebut Koreksi Alam

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi buruan utama investor asing dengan nilai net foreign buy mencapai Rp439,5 miliar. Saham bank wasta terbesar di Indonesia ini pun ditutup dengan kenaikan 2,7% ke level Rp7.600.

Di posisi berikutnya, PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) juga mencatatkan pembelian asing sebesar Rp158,04 miliar, meskipun sahamnya harus ditutup melemah 11,82% ke Rp2.910.

Saham Incaran Asing

Berdasarkan data Stockbit, berikut 10 saham incaran asing pada Senin (2/2)! 

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp439,5 miliar
  2. PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) Rp158,04 miliar 
  3. PT Dian Swastika Sentosa Tbk (DSSA) Rp123,71 miliar
  4. PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) Rp94,53 miliar
  5. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Rp85,91 miliar
  6. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp77,11 miliar
  7. PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) Rp72,76 miliar
  8. PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) Rp71,77 miliar
  9. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp67,86 miliar
  10. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp66,63 miliar

Baca Juga: Buat IHSG Ambruk Berjilid-jilid, Ini Hasil Pertemuan OJK, BEI Hingga Danantara dengan MSCI

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Bagikan Artikel: