Kredit Foto: Boyke P. Siregar
Bank Indonesia (BI) menunjukkan komitmen kuat untuk mendorong percepatan pembangunan dan meningkatkan momentum pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya di Kepulauan Seribu.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta Doni P Joewono mengungkapkan bahwa dari enam wilayah DKI Jakarta, hanya Kepulauan Seribu yang memiliki pertumbuhan ekonominya kecil yakni sekitar 0,2%.
"Dari enam wilayah itu lima di antaranya rata-rata punya kontribusi pertumbuhan 25-28%. Pulau Seribu hanya 0,2%," kata Doni dalam acara Program Sosial Bank Indonesia untuk Mendukung Penguatan Sektor Perikanan Berbasis Pariwisata di Kepulauan Seribu?di Balai Benih Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, Senin (14/11/2016).
Melihat kondisi itu, Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta terus memberikan bantuan untuk pengembangan ekonomi di Kepulauan Seribu. Bantuan tersebut diberikan melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) yang telah dilakukan sejak Juni 2015 hingga November 2016.
"Total anggaran yang telah diberikan dalam PSBI dari Juni 2015 hingga November 2016 mencapai Rp1,4 miliar," tambahnya.
Ia mengatakan nilai ini belum sebanding dengan kebutuhan untuk pengembangan ekonomi di Kepulauan Seribu.
"Kami mengharapkan peran serta seluruh stakeholder sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing sehingga akselerasi pengembangan perekonomian di Kepulauan Seribu akan dapat lebih optimal dan berkelanjutan. Untuk ke depannya, Kantor Perwakilan BI Provinsi DKI Jakarta akan melanjutkan rangkaian program sesuai dengan milestone yang telah disepakati bersama," jelasnya.
Kantor Perwakilan BI Provinsi DKI Jakarta bersama Pemprov DKI melalui Pemkab Kepulauan Seribu serta dinas terkait telah melaksanakan perluasan ruang deder di Balai Benih Pulau Tidung untuk meningkatkan kapasitas pembenihan dari 60 ribu bibit per tahun menjadi 120 ribu bibit per tahun.
Selain itu, piihaknya melakukan inovasi teknologi pembuatan pakan ikan yang murah dan berkualitas untuk mengurangi biaya pakan hingga 30-50 persen sehingga dapat mempercepat masa panen. Selanjutnya, membangun modal sosial anggota dalam kelompok melalui pembentukan platform komunikasi nelayan yang solid dan mandiri serta joint marketing nelayan budidaya antar pulau pasca-fasilitasi/intervensi untuk menciptakan akses pasar yang sustainable dan profitable.
"Khusus untuk kegiatan hari Senin, kami mengadakan dua kegiatan, yaitu peresmian ruang pendederan baru di Balai Benih Ikan Laut Pulau Tidung dan penyelenggaraan Festival Jembatan Cinta," ujarnya.
Adapun, Bupati Kepulauan Seribu Budi Utomo menyambut baik bantuan yang diberikan Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta. Selama ini, BI sudah banyak berkontribusi dalam mendorong untuk merubah pola pikir masyarakat Kepulauan Seribu agar siap menyongsong era pariwisata.
"Kami bangga dan senang bisa bersinergi sangat baik dengan BI. Apalagi bantuan yang diberikan menyentuh pada akar permasalahan masyarakat Pulau Seribu. Salah satu diantaranya mengubah pola pikir masyarakat bahwa pulau ini adalah pulau pariwisata," kata Budi.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Boyke P. Siregar
Editor: Cahyo Prayogo
Tag Terkait: