Kredit Foto: Antara/Aditya Pradana Putra
Perusahaan produk susu asal Selandia Baru PT Fonterra Indonesia optimistis pertumbuhan belanja produk susu dan turunannya di negeri ini akan tumbuh 13 persen per tahun mengikuti pola dan konsumsi gaya hidup sehat yang mulai digemari.
"Produk susu dan turunannya, seperti butter, yogurt dan keju, saat ini sudah menjadi bagian dari pola makan orang Indonesia. Pertumbuhan produk susu di Indonesia, kami optimis akan tumbuh 13 persen per tahun," kata Head of Consumer Insight and Marketing Research Fonterra Indonesia Tria Septariana pada pertemuan dengan media di Jakarta, Selasa (24/1/2017).
Didukung dari riset Mintel Group, Tria mengatakan belanja produk susu masyarakat Indonesia diprediksi mencapai Rp44 triliun pada 2019.
Menurut dia, pertumbuhan ekonomi yang pesat setiap tahunnya dari masyarakat berpendapatan menengah berpengaruh pada perilaku untuk mengkonsumsi makanan yang bernutrisi, bergizi dan berkualitas.
Ia memaparkan saat ini konsumsi susu per kapita masyarakat Indonesia masih terbilang rendah dibanding negara Asia Tenggara lainnya, yakni 12 liter per tahun per orang, sedangkan Singapura memiliki tingkat konsumsi susu tertinggi, yakni 61 liter per tahun per orang.
Namun demikian, konsumsi susu Indonesia diprediksi akan meningkat 5 persen per tahun karena semakin tingginya perhatian masyarakat terhadap nutrisi dalam tubuh, akses membeli produk susu yang semakin mudah dengan menjamurnya pasar ritel serta strategi perusahaan yang menawarkan produk susu bernutrisi, lezat dan terjangkau.
Ada pun pola konsumsi keluarga perkotaan sebanyak 97,8 persen sudah mengkonsumsi produk susu secara rutin. Mayoritas penduduk mengkonsumsi susu kental manis dengan penetrasi tertinggi sebesar 91,3 persen.
Sementara itu, produk susu lainnya yang banyak dikonsumsi, antara lain susu cair langsung minum 74,8 persen, susu bubuk 68 persen, minuman yogurt 42 persen dan keju 21 persen.
Terkait dengan pangsa pasar, Fonterra fokus menyajikan produk susu untuk semua kalangan usia, mulai dari saat masa kandungan, anak-anak, dewasa hingga lansia. "Produk Anlene mencapai 55 persen, cukup tinggi terutama kategori susu bubuk dewasa. Produk Anmum dan Boneeto pangsa pasarnya 14 persen," papar Tria. (Ant)
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Sucipto
Tag Terkait:
Advertisement