Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Kubu Prabowo-Sandi Minta Bawaslu Surakarta Periksa Ma'ruf Amin

Kubu Prabowo-Sandi Minta Bawaslu Surakarta Periksa Ma'ruf Amin Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Warta Ekonomi, Jakarta -

Cawapres nomor urut 01, Ma'ruf Amin diduga melakukan kampanye saat bersilaturahmi dengan santri dan kiai di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Muayyad, Solo. Karena itu Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Surakarta diminta segera mengusutnya.

Ketua Bidang Kampanye DPD PKS Surakarta, Sugeng Riyanto, menilai tindakan Ma'ruf Amin jelas dikategorikan sebagai kampanye. Baik dalam perkataan maupun simbol jari saat berfoto.

"Dukung mendukung itu boleh, hak masing-masing dan dilindungi undang-undang. Tapi semua ada etika dan aturannya. Kalau silaturahmi antara kiai dengan santri boleh, tapi kalau kampanye tidak boleh," ujarnya di Solo, Kamis (25/10/2018).

Ia meminta Bawaslu segera melakukan tindakan sebab dikhawatirkan hal tersebut akan terjadi lagi di daerah lain.

Kalau dibiarkan nanti akan terjadi kekacauan," imbuhnya.

Senada dengan itu, Sekretaris DPW PAN Jawa Tengah, Umar Hasyim, meminta Ma'ruf Amin untuk mencontoh cawapres Sandiaga Uno yang tertib dalam melakukan kampanye.

"Saya mengapresiasi Sandiaga Uno yang selalu memberikan contoh kampanye tanpa melanggar aturan," katanya.

Olehnya itu, ia mendesak Bawaslu untuk segera mengusut dan memproses hal tersebut sesuai hukum yang berlaku. Pasalnya, ponpes merupakan area steril kampanye.

"Bawaslu harus melacak apakah sesuai aturan atau tidak. Kalau menurut saya itu jelas kampanye," jelasnya.

Sementara, komisioner Divisi Pengawasan Bawaslu Surakarta, Muh Muttaqin, mengatakan pihaknya masih akan mengkaji hal tersebut. Pasalnya saat ini kelima komisioner masih mengikuti bimbingan teknis di Magelang. Namun dirinya memastikan bakal mengusut hal tersebut jika memang sebuah pelanggaran.

"Kalau memang ada pelanggaran pasti kami usut. Prosesnya tentu kami kumpulkan bukti dan saksi. Kami juga akan konfirmasi juga ke yang bersangkutan," tegasnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Irfan Mualim
Editor: Irfan Mualim

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: