Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Ngabalin: Pernyataan Fadli Zon Bisa Buat Warga Madura Marah

Ngabalin: Pernyataan Fadli Zon Bisa Buat Warga Madura Marah Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pihak istana menilai tantangan Wakil Ketua DPR, Fadli Zon kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar Tol Jagorawi ikut digratiskan seperti Jembatan Suramadu tidak rasional. Bahkan dinilai tidak memahami aturan.

Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Kepresidenan, Ali Mochtar Ngabalin, mengatakan sebenarnya Fadli Zon sangat paham jika tol Jagorawi dan lainnya berbeda dengan posisi jembatan Suramadu yang telah digratiskan oleh Jokowi. Karenanya, ia menilai Wakil Ketua Partai Gerindra itu tidak memahami aturan.

"Iya sebetulnya Fadli Zon tahu kalau Tol Jagorawi dan lain-lain itu, tentu posisinya akan berbeda dengan posisi Jembatan Suramadu, iya kan. Belum kapok-kapok ya menyebarkan berita bohong dengan ratu hoax-nya, sekarang masih mau lagi," katanya di Jakarta, Senin (29/10/2018).

Karena itu, ia menyayangkan Fadli Zon sebagai pimpinan DPR tidak memahami aturan terkait Tol Jagorawi yang diminta ikut digratiskan. Bahkan ia menduga dengan pernyataan Fadli itu, dapat membuat masyarakat Madura marah.

"Hanya orang kalap, dungu, yang bisa mengeluarkan pernyataan kayak begitu. Pernyataan Fadli Zon itu nanti bikin orang Madura marah, tersinggung. Masa sih wakil ketua DPR bikin statemen kayak begitu, tidak rasional," ujarnya.

Ngabalin juga mempersilakan Fadli Zon untuk meminta capres Prabowo Subianto menggratiskan Tol Jagorawi jika nanti menjabat Presiden RI.

"Nanti saja suruh kalau Pak Prabowo presiden nanti 2024 sampai 2029, suruh dia nanti bilang begitu," imbuhnya.

Sebelumnya, Fadli Zon menanggapi soal penggratisan akses melewati jembatan Suramadu oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Fadli menyarankan Jokowi juga menggratiskan Tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi).

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Irfan Mualim
Editor: Irfan Mualim

Tag Terkait: