Kredit Foto: Ist
Rd Adi Wardhana Sariaatmadja kembali menambah kepemilikannya di PT Bukalapak.com Tbk (BUKA). Putra pemilik PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) atau Grup Emtek, Eddy Kusnadi Sariaatmadja, itu memborong 635 juta saham BUKA dengan nilai transaksi mencapai Rp78,74 miliar.
Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, seperti diberitakan Rabu (9/9/2026), transaksi tersebut dilakukan pada 4 September 2026 dengan harga Rp124 per saham.
Setelah pembelian tersebut, kepemilikan Adi di BUKA meningkat dari sebelumnya 0,84% menjadi 1,53% dari total saham perseroan. Di BUKA, Adi menjabat sebagai Komisaris.
Aksi Adi tersebut terjadi tak lama setelah PT Kreatif Media Karya (KMK Online), entitas digital Grup Emtek sekaligus pemegang saham pengendali BUKA, lebih dulu menambah kepemilikannya di perusahaan e-commerce tersebut.
Dalam laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan pada Senin (7/9/2026), KMK Online tercatat membeli 803,29 juta saham BUKA pada 4 September 2026.
Pembelian dilakukan untuk tujuan investasi dengan harga Rp126 per saham. Dengan demikian, nilai transaksi tersebut mencapai sekitar Rp101,21 miliar.
Setelah aksi pembelian, kepemilikan KMK Online meningkat menjadi 47,125 miliar saham atau setara 45,68%. Sebelumnya, KMK Online menggenggam 46,32 miliar saham atau sekitar 44,90%.
Baca Juga: Perbesar Kepemilikan, Grup Emtek Serok 800 Juta Saham BUKA
Baca Juga: Grup Emtek Tambah Saham JECX, SAME Kini Pegang 31,34%
Sementara itu, Emtek Group secara langsung memiliki 10,84% saham BUKA. Jika digabungkan dengan kepemilikan melalui KMK Online, Grup Emtek menguasai sekitar 56% saham Bukalapak.
Menariknya, harga yang dibayarkan KMK Online maupun Adi berada di atas harga penutupan saham BUKA pada periode tersebut. Pada 4 September 2026, saham BUKA ditutup di level Rp115 per saham, setelah sehari sebelumnya berada di Rp114 per saham.
Dengan dua transaksi pembelian dalam jumlah besar tersebut, kepemilikan Grup Emtek dan pihak yang terafiliasi dengannya di BUKA semakin bertambah besar.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan
Tag Terkait: