Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) membidik produksi awal secara parsial dari Proyek Sambar di Blok Corridor pada kuartal IV/2026. Proyek gas tersebut ditargetkan mencapai produksi puncak sekitar 85 juta standar kaki kubik gas per hari atau MMscfd secara gross.
Direktur & Chief Operating Officer MedcoEnergi, Amri Siahaan, mengatakan perseroan menargetkan Sambar memasuki tahap produksi awal pada akhir tahun ini.
“Di Corridor, Sambar menargetkan produksi awal atau partial production pada kuartal keempat 2026 dengan produksi puncak sekitar 85 MMscfd secara gross,” kata Amri dalam Paparan Publik 2026 PT Medco Energi Internasional Tbk, Rabu (9/9/2026).
Dalam paparan tersebut, MedcoEnergi juga menyampaikan kelanjutan pengeboran pengembangan di Suban dan Rawa serta optimalisasi fasilitas untuk menjaga produksi dasar dari aset migas yang telah beroperasi.
“Kami juga melanjutkan pengeboran development drilling di Suban, Rawa, serta optimasi fasilitas untuk menjaga produksi dasar atau base production,” ujar Amri.
Pada semester I/2026, MedcoEnergi mencatat produksi minyak dan gas sebesar 170.100 barel setara minyak per hari atau BOEPD, meningkat 19% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Perseroan mempertahankan panduan produksi minyak dan gas 2026 pada kisaran 165.000 hingga 170.000 BOEPD. Amri mengatakan panduan tersebut merupakan target rata-rata produksi sepanjang tahun.
“Saat ini kami masih mempertahankan guidance tersebut. Yang kita perlu ingat bahwa guidance kami itu dari 165 sampai 170.000 barel oil equivalent per day untuk produksi. Ini merupakan target rata-rata untuk setahun penuh,” lanjut Amri.
Baca Juga: Laba Bersih MedcoEnergi Melonjak 283%, Jadi US$67,4 Juta di Kuartal I-2026
Baca Juga: MedcoEnergi Tahan Saham AMMN, Prospek Emas dan Tembaga Masih Menjanjikan
Selain Sambar, MedcoEnergi menargetkan Proyek Rebon Jaro mulai berproduksi pada kuartal I/2027. Perseroan juga menargetkan gas pertama dari Sakakemang pada kuartal III/2027, dengan produksi sekitar 85 MMscfd secara gross.
Amri mengatakan revisi plan of development atau POD Sakakemang telah disetujui. Perseroan telah menandatangani nota kesepahaman penggunaan fasilitas bersama atau facility sharing agreement untuk mendukung komersialisasi gas Sakakemang.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Dwi Aditya Putra
Tag Terkait: