Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Biaya Pendidikan Penyumbang Utama Inflasi Agustus

Biaya Pendidikan Penyumbang Utama Inflasi Agustus Kredit Foto: Boyke P. Siregar
Warta Ekonomi, Jakarta -

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan inflasi pada Agustus 2019 mencapai 0,12% atau lebih rendah dari bulan sebelumnya yang sebesar 0,31%. Inflasi tertinggi disumbang kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 1,21% sebaliknya kelompok bahan makanan mengalami deflasi 0,19%.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, inflasi pada Agustus 2019  yang disumbang oleh kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga terutama karena kenaikan uang sekolah SD sebesar 0,04%, SMP dan SMA masing-masing sebesar 0,02% dan uang kuliah sebesar 0,01%.

“Juli-Agustus biasanya inflasi pendidikan akan mengalami kenaikan karena periode tersebut merupakan tahun ajaran tahun dasar baru,” kata Suhariyanto dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (2/9/2019).

Baca Juga: BPS Catat Inflasi Agustus 0,12%

Kemudian kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau mengalami inflasi sebesar 0,26% dan memberikan andil inflasi sebesar 0,05%. Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi adalah rokok kretek dan rokok kretek filter masing-masing sebesar 0,01%.

Kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar mengalami inflasi sebesar 0,23% dan memberikan andil inflasi sebesar 0,06%. Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi adalah tarif sewa rumah sebesar 0,02%.

“Tarif sewa rumah ini naik karena adanya kenaikan bahan bangunan untuk pemeliharaan rumah,” tambahnya.

Untuk kelompok sandang dan kelompok kesehatan mengalami inflasi masing-masing sebesar 0,88% dan 0,59%.

Baca Juga: Pekan Pertama Agustus, Inflasi Diperkirakan 0,12%

Sementara itu kelompok bahan makanan memberikan sumbangan deflasi sebesar 0,19%. Komoditas yang memberikan andil deflasi yakni penurunan harga bawang merah, tomat sayur,bawang putih, daging ayam ras dan beberapa komditas sayuran lainnya.

“Namun ada beberapa komoditas yang juga masih mengalami kenaikan harga diantaranya cabe merah, cabe rawit,ikan segar dan kentang,” pungkasnya.

Baca Juga: Pendapatan Asuransi Jiwa Capai Rp 164,55 Triliun, Turun 4% di Kuartal III 2022

Penulis: Boyke P. Siregar
Editor: Kumairoh

Advertisement

Bagikan Artikel: