Akibatnya, rupiah menjadi kalang kabut bahkan sejak perdagangan spot Kamis (7/11/2019) dimulai pagi tadi. Kala pembukaan pasar, rupiah terdepresiasi -0,14% ke level Rp14.030 per dolar AS. Depresiasi tersebut bertambah dalam menjadi -0,20% ke level Rp14.043 per dolar AS, terhitung sampai pukul 10.30 WIB.
Baca Juga: Astaga! Dolar AS Menggila, Rupiah Terlemah di Asia dan Dunia!
Pergerakan nilai tukar rupiah semakin terbatas karena tertekan pula oleh mata uang Benua Biru, yakni euro (-0,13%) dan poundsterling (-0,11%). Mayoritas mata uang Benua Kuning juga ikut melawan sehingga menjadikan rupiah sebagai mata uang terlemah keempat di Asia setelah baht (0,17%), yuan (0,10%), dan ringgit (0,09%).
Adapun mata uang Asia yang membuat rupiah terdepresiasi pagi ini meliputi yen (-0,51%), dolar Taiwan (-0,17%), won (-0,17%), dolar Hongkong (-0,17%), dan dolar Singapura (-0,15%).
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Lestari Ningsih
Editor: Lestari Ningsih
Tag Terkait: