Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah signifikan hingga 0,61% ke level 5.846,15 pada pembukaan perdagangan sesi I, Senin (24/02/2020). Adapun pada penutupan perdagangan pekan lalu, IHSG juga mengalami koreksi mendalam hingga 1,01%.
Baca Juga: Setelah Terbang Tinggi IHSG Terjun ke Dasar Laut Terdalam
Aksi jual yang mencapai Rp709,86 miliar dalam sepekan menjadi faktor utama yang membuat pasar modal domestik tumbang. Pagi ini pun, tekanan jual masih nampak terjadi dengan catatan nilai jual bersih sebesar Rp12,59 miliar.
Sejumlah 32443 juta saham diperdagangkan dengan frekuensi 22.743 kali dan membukukan nilai transaksi harian sebesar Rp338,75 miliar. Pergerakan saham yang terpantau meliputi 45 saham naik, 163 saham turun, dan 90 saham lainnya stagnan.
Baca Juga: Ditangkap Karena Tudingan Trading Saham Bodong, 2 Putra Hosni Mubarak Bebas
Bersama dengan IHSG, mayoritas bursa saham regional juga tertekan. Tiga dari empat indeks saham utama di Asia mengalami koreksi, yakni Hang Seng turun 1,30% Shanghai turun 0,55%, dan Strait Times turun 0,78%, sedangkan Nikkei stagnan.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Lestari Ningsih
Editor: Lestari Ningsih
Tag Terkait: