Perjalanan Hidup Didi Kempot, The Godfather of Broken Heart Teman Galau Sobat Ambyar
Kredit Foto: Antara/Prasetia Fauzani
Saat berkunjung ke Indonesia, Soewarto mengatakan bahwa Didi menjadi penyanyi yang paling tenar karena lagunya sering diputar di radio-radio lokal.
Tak hanya komunitas Jawa di sana yang suka lagu Didi, warga lokal juga suka karya Didi Kempot. Mereka sangat menyukai keroncong dan campur sari.
Pada 1993, Didi Kempot pun tampil di Suriname, Amerika Selatan. Lagu "Cidro" yang dibawakan sukses meningkatkan pamornya sebagai musisi terkenal di Suriname.
Setelah Suriname, Didi Kempot lanjut menginjakkan kakinya di Benua Eropa. Pada 1996, ia mulai menggarap dan merekam lagu berjudul Layang Kangen di Rotterdam, Belanda.
Kini Didi Kempot sudah tiada, namun karya-karyanya akan selalu terkenang sepanjang masa. Selamat jalan, The Godfather of Broken Heart.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Fajria Anindya Utami
Editor: Fajria Anindya Utami
Tag Terkait: