Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Lanjutnya, ia mengatakan jika pemerintah beralasan pemblokiran untuk menutup penyebaran hoax, maka dapat memperkeruh suasana di Papua. Namun, pada satu sisi, pemblokiran itu membuat kita hanya tahu dari versi pemerintah saja. Seharusnya jika pemerintah takut hoax, bisa menghalau dengan memberikan informasi yang benar, bukan malah memblokirnya.
"Masak kalah dan takut dengan informasi hoax yang disebar oleh hanya satu dua orang?" imbuhnya.
"Kan tidak ada penjelasannya? Pemerintah hanya menyampaikan pemblokiran itu melalui siaran pers dan ini tidak cukup," tukas dia.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Vicky Fadil