Kredit Foto: Reuters
Sejak kampanye diluncurkan, lebih dari 500 perusahaan, termasuk merek-merek besar seperti Coca-Cola, Ford, Starbucks, Verizon, Adidas, dan Unilever, telah menarik iklan dari platform media sosial.
Ketika boikot semakin ramai, Facebook mengatakan akan melampirkan label pada postingan dari politisi yang melanggar kebijakan pidato kebenciannya dan memperketat aturannya untuk pengiklan.
Zuckerberg pun akhirnya setuju untuk bertemu dengan para pemimpin NAACP, Color of Change, dan Anti-Defamation League, kata juru bicara ADL Todd Gutnick kepada Business Insider.
Namun, komentar Zuckerberg menunjukkan bahwa ia mungkin telah mengambil keputusan dengan menjadikan boikot tersebut mungkin sebagai bumerang.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Fajria Anindya Utami
Editor: Fajria Anindya Utami
Tag Terkait: