Kredit Foto: Antara/Ari Bowo Sucipto
Dari jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta pada hari Sabtu sebanyak 53.761 kasus, ada 40.183 orang dinyatakan telah sembuh (bertambah 1.068 dibanding hari sebelumnya 39.115 orang), dan 1.404 orang (bertambah 22 dibanding sebelumnya 1.382) meninggal dunia.
Dalam persentase, tingkat kesembuhan di Jakarta adalah 74,7 persen (sebelumnya 74,8 persen) dan tingkat kematian 2,6 persen (sebelumnya 4,1 persen).
Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta setelah penambahan pada hari Sabtu, sebesar 12,3 persen (sebelumnya 12,7 persen), sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 7,2 persen (sebelumnya 7,1 persen). WHO menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen.
Pada penerapan kembali PSBB seperti awal pandemi, Pemprov DKI Jakarta menyarankan bagi masyarakat yang ingin memasuki wilayah Jakarta untuk melakukan pemeriksaan mandiri Covid-19 melalui JakCLM di aplikasi JAKI.
Melalui JakCLM, masyarakat dapat mengetahui risiko Covid-19 serta mendapatkan berbagai rekomendasi kesehatan sesuai dengan risiko yang dimiliki. Kontribusi masyarakat dalam pengisian JakCLM dapat membantu Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan pencegahaan penyebaran kasus Covid-19 di Jakarta.
Selama vaksin belum tersedia, penularan wabah harus dicegah bersama-sama dengan disiplin menegakkan pembatasan sosial dan protokol kesehatan.
Dwi menyebutkan hal yang perlu diingat oleh masyarakat untuk memperhatikan dan menjalankan prinsip-prinsip dalam berkegiatan sehari-hari yakni tetap tinggal di rumah bila tak ada keperluan mendesak; menjalankan 3M: memakai masker dengan benar; menjaga jarak aman 1—2 meter; dan mencuci tangan sesering mungkin.
Seluruh kegiatan yang diizinkan beroperasi, kata dia, harus dalam kapasitas maksimal 50 persen dan menjalankan protokol kesehatan dengan ketat, serta mengingatkan sesama untuk selalu menerapkan protokol kesehatan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Muhammad Syahrianto
Advertisement