BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek Wilayah Sumatera bagian Utara menargetkan 1,8 juta kepesertaan baru pada 2021. Khusus Sumatera Utara, penambahan jumlah tenaga kerja yang ditargetkan adalah 1,4 juta.
Deputi Direktur BPJamsostek Wilayah Sumatera Bagian Utara, Panji Wibisana mengatakan pihaknya diberikan tantangan untuk menambah 1,8 juta pekerja baru untuk Sumbagut. Target yang harus diberikan perlindungan kepada pekerja yang belum terlindungi program Jamsostek di Sumut dan Aceh.
Baca Juga: Bulan K3, BPJamsostek Sumbagut Serahkan Corona Kit pada Hotel di Medan
"Jumlah pekerja ini terdiri dari tiga segmen pekerja yaitu penerima upah atau pekerja formal, pekerja informal seperti pedagang, dan pekerja di jasa konstruksi. Kita juga akan melindungi pekerja migran atau TKI. Walaupun mereka bekerja di luar negeri tapi harus tetap kita berikan perlindungan," katanya, Kamis (4/2/2021).
Dikatakannya, target ini mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya. Namun pihaknya yakin target ini bisa diraih bahkan dilampaui.
"Pekerja informal itu banyak sekali. Seperti pelaku usaha kuliner, petugas parkir, pengurus rumah ibadah, dan lain sebagainya. Ini harus dilindungi," katanya.
Untuk meraih target tersebut, pihaknya menjalin kerja sama dengan stakeholder, serikat pekerja, serikat buruh, dan asosiasi pengusaha. Selain itu peran pemerintah daerah juga diharapkan dalam mencapai perlindungan bagi tenaga kerja.
"Jadi peran pemerintah sangat dominan. Visi Gubernur untuk Sumut Bermartabat akan tercipta kalau pekerja benar-benar terlindungi. Kami yakin jika semua pekerja di Sumut terlindungi oleh BPJamsostek, buruh akan bermartabat karena naik harkatnya," ujarnya.
Dikatakannya Rapat Pimpinan ini rutin diselenggarakan setiap tahunnya. Tujuannya adalah menyatukan visi dalam menerima tantangan di 2021 untuk Kantor Wilayah BPJamsostek Sumbagut, Sumatera Utara dan Aceh.
"Maka dibuatlah Rapim seluruh kepala kantor cabang yang ada 31 kantor cabangnya. Jadi Rapim ini memberikan satu arah yang sama ke tujuan yang sama untuk mencapai bahkan melebihi angka yang menjadi target kami," pungkasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Vicky Fadil
Tag Terkait: